BUDAYA LOKAL DALAM PEMENUHAN NUTRISI PADA ANAK DENGAN GIZI KURANG: STUDI ETNOGRAFI DI DESA PERTAMPAKAN KABUPATEN ACEH SINGKIL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

BUDAYA LOKAL DALAM PEMENUHAN NUTRISI PADA ANAK DENGAN GIZI KURANG: STUDI ETNOGRAFI DI DESA PERTAMPAKAN KABUPATEN ACEH SINGKIL


Pengarang

Nia Julia Jasmin - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Rosaria Indah - 197407142005012001 - Dosen Pembimbing I
Teuku Romi Imansyah Putra - 198305272006041002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2007101010052

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Gizi kurang pada anak masih menjadi permasalahan kesehatan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya budaya lokal yang masih kuat di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran budaya lokal dalam pemenuhan nutrisi pada anak dengan kejadian gizi kurang di Kabupaten Aceh Singkil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain etnografi yang dilakukan di Desa Pertampakan, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil pada bulan April hingga Juli 2025. Informan dalam penelitian ini terdiri dari orang tua anak dengan gizi kurang, bidan desa, dan tokoh masyarakat yang dipilih secara purposive sampling hingga mencapai saturasi data. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya lokal memiliki peran signifikan dalam mempengaruhi praktik pemberian nutrisi pada anak. Praktik pemberian MP-ASI dini, tradisi berdapur pada ibu nifas, serta kepercayaan turun-temurun terkait pemberian makanan menjadi faktor yang berkontribusi terhadap kejadian gizi kurang. Meskipun tenaga kesehatan telah memberikan edukasi, praktik tersebut masih dipertahankan karena dianggap sebagai bagian dari budaya dan pengalaman generasi sebelumnya. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa budaya lokal berperan besar dalam membentuk perilaku pemberian nutrisi pada anak yang berkontribusi terhadap terjadinya gizi kurang. Namun, budaya lokal juga berpotensi menjadi pendekatan strategis dalam intervensi gizi apabila diintegrasikan dengan edukasi kesehatan yang sensitif terhadap budaya.

Kata kunci: budaya lokal, nutrisi anak, gizi kurang, etnografi, Aceh Singkil

Child undernutrition remains a significant public health problem influenced by various factors, including strong local cultural practices within communities. This study aimed to explore the role of local culture in fulfilling children's nutritional needs associated with undernutrition in Aceh Singkil Regency. This study employed a qualitative approach with an ethnographic design conducted in Pertampakan Village, Gunung Meriah District, Aceh Singkil Regency, from April to July 2025. Informants consisted of parents of undernourished children, village midwives, and community leaders selected through purposive sampling until data saturation was achieved. Data were collected through in-depth interviews and participant observation, and analyzed using thematic analysis. The findings revealed that local culture plays a significant role in shaping child feeding practices. Early introduction of complementary feeding, postpartum “berdapur” traditions, and inherited beliefs regarding food provision contributed to the occurrence of undernutrition. Although health workers have provided education, these practices persist as they are deeply rooted in cultural beliefs and intergenerational experiences. In conclusion, local culture significantly influences child feeding behaviors contributing to undernutrition. However, it also presents a strategic opportunity for culturally sensitive nutritional interventions when properly integrated with health education.

Citation



    SERVICES DESK