IDENTIFIKASI SAMPAH MAKRO DI PESISIR PANTAI KECAMATAN MUARA TIGA, KABUPATEN PIDIE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

IDENTIFIKASI SAMPAH MAKRO DI PESISIR PANTAI KECAMATAN MUARA TIGA, KABUPATEN PIDIE


Pengarang

AUFAR AL-FARIZI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Khairunnisa - 199209232022032013 - Dosen Pembimbing I
Irwan - 198508082019031009 - Dosen Pembimbing II
Maria Ulfah - 198611202014012101 - Penguji
Sofyatuddin Karina - 198311042009122003 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2111101010106

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)


Sampah laut makro merupakan indikator penting tekanan antropogenik di wilayah pesisir yang berpotensi menimbulkan dampak ekologis terhadap ekosistem dan biota laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai jenis sampah laut makro dan menganalisis pola distribusi dan tingkat kelimpahannya pada setiap stasiun pengamatan di pesisir Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie. Pengambilan data dilakukan melalui survei lapangan menggunakan metode shoreline survey pada tiga stasiun pengamatan dengan tingkat aktivitas manusia yang berbeda, mengacu pada protokol NOAA/OSPAR. Hasil penelitian menunjukkan total sampah makro sebanyak 142 jenis, didominasi oleh plastik (95 jenis), diikuti kaca dan keramik, busa plastik, karet, kain, logam, kayu, serta bahan lainnya. Kepadatan jenis tertinggi ditemukan pada stasiun 3 sebesar 2,92 jenis/m² dan terendah pada stasiun 1 sebesar 0,48 jenis/m². Total berat sampah mencapai 194,48 g, dengan kaca dan keramik sebagai penyumbang berat terbesar (83,37 g), sedangkan plastik meskipun dominan secara jumlah memiliki berat lebih rendah. Kelimpahan berat tertinggi tercatat pada stasiun 3 sebesar 4,381 g/m².
Kata Kunci: sampah laut makro, kelimpahan, pesisir Muara Tiga, shoreline survey

Macro marine debris is an important indicator of anthropogenic pressure in coastal areas and has the potential to cause ecological impacts on marine ecosystems and biota. This study aimed to identify the types of macro marine debris and analyze their distribution patterns and abundance levels at each observation station along the coast of Muara Tiga District, Pidie Regency. Data were collected through field surveys using the shoreline survey method at three observation stations with different levels of human activity, following the NOAA/OSPAR protocols. The results showed a total of 142 types of macro debris, dominated by plastics (95 items), followed by glass and ceramics, plastic foam, rubber, textiles, metal, wood, and other materials. The highest debris density was recorded at station 3 (2.80 items/m²), while the lowest was found at station 1 (0.48 items/m²). The total weight of debris reached 194.48 g, with glass and ceramics contributing the highest weight (83.37 g), whereas plastics, despite being dominant in number, contributed a lower total weight. The highest weight-based abundance was observed at station 3, with a value of 4.321 g/m². Keywords: macro marine debris, abundance, Muara Tiga coast, shoreline survey

Citation



    SERVICES DESK