<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1715257">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS LEAN MANUFACTURING UNTUK MEMINIMASI WASTE PADA PRODUKSI JENDELA UPVC (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>PT. NAQEEB PUTRA PERKASA)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M. RIFQI HAWARI FADLU RAHMAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi waste yang terjadi pada proses produksi jendela UPVC di PT. Naqeeb Putra Perkasa dengan menggunakan pendekatan Lean Manufacturing serta memberikan usulan perbaikan untuk meminimalkan pemborosan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Value Stream Mapping (VSM) untuk memetakan aliran proses produksi, Process Activity Mapping (PAM) untuk mengidentifikasi aktivitas yang termasuk value added (VA), non value added (NVA), dan necessary non value added (NNVA), serta fishbone diagram untuk menganalisis akar penyebab terjadinya waste. Data penelitian diperoleh melalui observasi langsung di lapangan, wawancara dengan operator, serta pengukuran waktu siklus pada setiap tahapan proses produksi menggunakan stopwatch. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemborosan yang terjadi pada kategori waiting, motion, dan overprocessing. Berdasarkan pemetaan Current State Map (CSM), diketahui bahwa lead time produksi jendela UPVC sebesar 64,97 menit dengan waktu value added sebesar 38,66 menit dan nilai Process Cycle Efficiency (PCE) sebesar 59,49%. Nilai tersebut menunjukkan bahwa proses produksi sudah cukup efisien, namun masih terdapat beberapa aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah. Usulan perbaikan yang diberikan meliputi penggunaan software excel untuk menentukan ukuran, persiapan material dan peralatan sebelum proses produksi dimulai, penataan area kerja dan alat kerja dengan menerapkan prinsip 5R, serta penyusunan prosedur kerja yang lebih jelas untuk mengurangi aktivitas pengukuran dan pemeriksaan yang berulang. Hasil pemetaan Future State Map (FSM) menunjukkan bahwa setelah dilakukan perbaikan, lead time produksi menurun menjadi 40,17 menit dan efisiensi proses meningkat dengan nilai Process Cycle Efficiency (PCE) sebesar 74,95%.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1715257</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-22 13:33:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-22 14:52:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>