<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1715155">
 <titleInfo>
  <title>KARAKTERISASI CAO DARI KERANG DARAH (ANADARA GRANOSA) DAN KEMAMPUANNYA SEBAGAI FOTOKATALIS UNTUK FOTODEGRADASI BIRU METILENA DALAM AIR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Siti Maqfirah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KELAUTAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pencemaran perairan oleh zat warna sintetis merupakan permasalahan lingkungan yang serius karena bersifat toksik dan memiliki ketahanan tinggi terhadap proses degradasi alami. Biru metilena merupakan salah satu zat warna kationik yang banyak digunakan dan berpotensi mencemari lingkungan perairan. Fotokatalisis berbasis oksida menjadi metode alternatif yang efektif untuk menurunkan konsentrasi zat warna di dalam air. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis kalsium oksida (CaO) dari limbah cangkang kerang darah serta mengevaluasi kinerjanya sebagai fotokatalis dalam proses degradasi biru metilena dengan membandingkannya terhadap CaO murni. CaO disintesis melalui proses kalsinasi. Pengujian fotodegradasi dilakukan menggunakan larutan biru metilena berkonsentrasi 25 ppm di bawah sinar matahari dengan variasi bobot katalis pada beberapa tingkat hingga bobot maksimum 0,05 g serta variasi waktu penyinaran hingga 120 menit, serta dilengkapi dengan pengujian kontrol tanpa penambahan katalis. Seluruh percobaan dilakukan pada suhu lingkungan sekitar 30°C dengan kondisi pH larutan dijaga pada pH 7. Pengujian kontrol menunjukkan tidak terjadinya penurunan konsentrasi biru metilena, yang menegaskan bahwa degradasi tidak berlangsung tanpa keberadaan katalis. Variasi bobot katalis menunjukkan bahwa peningkatan jumlah CaO secara signifikan meningkatkan efisiensi fotodegradasi akibat bertambahnya jumlah pori aktif. Sementara itu, variasi waktu penyinaran menunjukkan bahwa semakin lama waktu kontak, semakin tinggi persentase degradasi yang dicapai hingga kondisi optimum. CaO cangkang kerang darah mampu mencapai efisiensi degradasi maksimum sebesar 98,93% pada kondisi optimum dan menunjukkan kinerja yang sebanding dengan CaO murni. Hasil ini membuktikan bahwa limbah cangkang kerang darah berpotensi dimanfaatkan sebagai fotokatalis alternatif yang efektif dan ramah lingkungan untuk pengolahan limbah zat warna.&#13;
&#13;
Kata kunci: Fotokatalisis, kalsinasi, limbah perairan, sinar matahari, zat warna sintetis&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1715155</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-22 09:33:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-22 09:54:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>