<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1715131">
 <titleInfo>
  <title>DRAMATURGI PENGEMIS BADUT DI BLANG PADANG, KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT HIDAYAH SARI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan dari penelitian ini dilaksanakan agar dapat memahami penyebab pengemis badut itu hadir, serta menganalisis panggung depan dan belakang dari kehidupan mereka dengan teori Dramaturgi. Jenis penelitian yang dipakai pada penelitian ini yaitu kualitatif menggunakan metode deskriptif dan memakai fenomenologi sebagai pendekatannya. Informan dipilih secara purposive sampling. Semua data diperoleh dengan cara obervasi, wawancara, serta dokumentasi. Adapun agar data tersebut dapat dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data, serta verifikasi. Hasil pada penelitian ini menjelaskan motif mengemis bukan hanya karena faktor kekurangan ekonomi, keterampilan yang rendah, dan tingkat pendidikan yang rendah, melainkan juga menganggapnya bagian dari hobi mereka. Mayoritas pengemis badut tersebut memperoleh pendapatan yang mencukupi kebutuhan mereka seperti kebutuhan primer dan sekunder. Pada front stage yang ditampilkan oleh pengemis badut, terlihat mereka melakukan berbagai gerakan menghibur seperti bernyanyi dan menari hingga membuat anak-anak tertawa serta mereka memilih lokasi yang ramai dikunjungi masyarakat.. Terlihat beberapa dari mereka sebelum memainkan perannya sebagai badut di front stage, pada back stage terlihat mereka mempersiapkan peralatan dan atribut mengemis terlebih dahulu seperti kostum badut, speker mini musik, dan celengan badut untuk mendukung penampilannya ketika di front stage, menarik perhatian, dan ingin mendapatkan reward dari masyarakat. Mereka juga mengelola impresi sebelum ditampilkan di front stage.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1715131</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-22 06:42:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-22 09:12:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>