<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1715039">
 <titleInfo>
  <title>PEMETAAN SEBARAN ALAT TANGKAP DAN JENIS HASIL TANGKAPAN DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) LABUHANHAJI KABUPATEN ACEH SELATAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Levia Khadri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KELAUTAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Labuhanhaji di Kabupaten Aceh Selatan merupakan salah satu pusat aktivitas perikanan tangkap yang penting bagi masyarakat pesisir. Namun, informasi mengenai sebaran alat tangkap dan jenis hasil tangkapan nelayan di wilayah ini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan sebaran alat tangkap serta mengidentifikasi jenis hasil tangkapan di PPI Labuhanhaji. Penelitian dilaksanakan pada bulan September–Oktober 2025 menggunakan metode deskriptif dengan teknik survei, observasi, dan wawancara terhadap nelayan. Data dianalisis secara deskriptif dan divisualisasikan dalam bentuk peta berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil penelitian menunjukkan terdapat enam jenis alat tangkap yang beroperasi, yaitu jaring insang dasar, jaring insang hanyut, rawai, pukat cincin, bagan perahu, dan pancing ulur yang tersebar pada enam titik koordinat berbeda. Jaring insang dasar dan rawai dominan menangkap ikan demersal seperti kurisi, kerapu, dan manyung. Jaring insang hanyut dan pukat cincin banyak menangkap ikan pelagis seperti tongkol, layang, dan kembung. Bagan perahu dan pancing ulur menghasilkan tangkapan ikan pelagis kecil hingga menengah seperti teri, selar, dan barakuda. Pola sebaran alat tangkap menunjukkan adanya pemisahan daerah penangkapan berdasarkan karakteristik habitat dan jenis ikan target. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar informasi dalam pengelolaan perikanan tangkap di wilayah PPI Labuhanhaji.&#13;
&#13;
Kata kunci: sebaran alat tangkap, hasil tangkapan, sistem informasi geografis, PPI Labuhanhaji, perikanan tangkap.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1715039</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-21 15:56:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-21 16:49:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>