<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1715033">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KERENTANAN RANTAI PASOK KONSTRUKSI TERHADAP KINERJA PROYEK JEMBATAN DI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Silvia Anggraini</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Magister Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Rantai pasok konstruksi merupakan jaringan kerja sama yang menghubungkan pemilik proyek, kontraktor, subkontraktor, pemasok, dan pihak terkait lainnya dalam mendukung pelaksanaan proyek hingga menghasilkan produk atau jasa. Pada proyek jembatan yang memiliki kompleksitas tinggi dapat terjadi gangguan atau kerentanan rantai pasok yang berpotensi memengaruhi kelancaran pekerjaan. Kinerja proyek dikatakan baik apabila pelaksanaannya sesuai dengan perencanaan awal dari segi biaya, mutu, dan waktu, serta memenuhi spesifikasi dan standar quality control yang ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerentanan rantai pasok dan pengaruhnya terhadap kinerja proyek jembatan di Aceh periode 2018–2024. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif, Vulnerability Index (VI), dan regresi linear berganda dengan melibatkan 24 responden yang terdiri dari project manager, site manager, dan pihak terkait lainnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa didapatkan 3 faktor paling dominan yaitu kerentanan lingkungan dengan nilai VI (0,508), kerentanan tekanan politik atau hukum dengan VI (0,499) dan kerentanan proses dengan VI (0,350). Hasil regresi menunjukkan bahwa seluruh faktor kerentanan rantai pasok berpengaruh negatif terhadap kinerja proyek. Kerentanan rantai pasok berpengaruh signifikan terhadap kinerja proyek sebesar 58,3%, sedangkan 41,7% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Pengaruh terbesar terdapat pada aspek biaya (53,3%), dibandingkan mutu (14,8%) dan waktu (5,7%), dengan kerentanan gangguan pelanggan/supplier dan likuiditas atau kredit sebagai faktor yang paling signifikan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1715033</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-21 15:43:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-21 15:53:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>