ANALISIS STABILISASI TANAH CLAY SHALE DENGAN KAPUR TERHADAP NILAI CBR SOAKED | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS STABILISASI TANAH CLAY SHALE DENGAN KAPUR TERHADAP NILAI CBR SOAKED


Pengarang

AFDHALUL MUGHNI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Devi Sundary - 197302271999032002 - Dosen Pembimbing I
Yus Yudhyantoro - 197202032000121001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2204101010086

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tanah clay shale merupakan salah satu jenis tanah bermasalah yang memiliki karakteristik daya dukung rendah, plastisitas tinggi, serta potensi pengembangan (swelling) yang cukup besar akibat perubahan kadar air. Kondisi tersebut menyebabkan tanah ini kurang memenuhi syarat sebagai tanah dasar (subgrade) pada konstruksi perkerasan jalan, sehingga diperlukan upaya stabilisasi untuk memperbaiki sifat teknisnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan kapur terhadap peningkatan nilai California Bearing Ratio (CBR) dalam kondisi terendam (soaked) serta penurunan nilai swelling pada tanah clay shale. Metode penelitian yang digunakan adalah pengujian eksperimental di laboratorium dengan variasi kadar kapur sebesar 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10% dari berat kering tanah. Pengujian yang dilakukan meliputi analisis sifat fisis tanah, uji pemadatan untuk memperoleh kadar air optimum (OMC) dan berat isi kering maksimum (MDD), serta pengujian CBR dan swelling dalam kondisi terendam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kapur memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan daya dukung tanah. Nilai CBR soaked meningkat dari 0,8% pada tanah asli menjadi 10,2% pada kadar kapur 5% sebagai kondisi optimum, kemudian cenderung stabil pada kadar 7,5% sebesar 10,1% dan mengalami penurunan pada kadar 10% menjadi 7,0%. Selain itu, nilai swelling mengalami penurunan dari 0,386% pada tanah asli menjadi 0,094% pada kadar kapur 5%, kemudian meningkat kembali pada variasi kadar kapur yang lebih tinggi. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penambahan kapur efektif dalam meningkatkan stabilitas tanah clay shale, dengan kadar optimum sebesar 5% yang memberikan peningkatan nilai CBR maksimum serta penurunan swelling yang signifikan.

Clay shale is one of the problematic soils characterized by low bearing capacity, high plasticity, and significant swelling potential due to changes in moisture content. These conditions make the soil unsuitable as a subgrade material in pavement construction, thus requiring stabilization to improve its engineering properties. This study aims to analyze the effect of lime addition on increasing the California Bearing Ratio (CBR) value under soaked conditions and reducing the swelling potential of clay shale soil. The research method employed is an experimental laboratory study with variations of lime content of 0%, 2.5%, 5%, 7.5%, and 10% based on the dry weight of the soil. The tests conducted include physical properties analysis, compaction tests to determine optimum moisture content (OMC) and maximum dry density (MDD), as well as soaked CBR and swelling tests. The results indicate that lime addition significantly improves the bearing capacity of the soil. The soaked CBR value increases from 0.8% in the natural soil to 10.2% at 5% lime content as the optimum condition, then remains relatively stable at 7.5% (10.1%) and decreases at 10% (7.0%). In addition, the swelling value decreases from 0.386% in the natural soil to 0.094% at 5% lime content, before increasing again at higher lime contents. Based on these results, it can be concluded that lime stabilization is effective in improving the stability of clay shale soil, with an optimum lime content of 5%, which provides the maximum increase in CBR value and a significant reduction in swelling.

Citation



    SERVICES DESK