<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1714931">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH VARIASI SUHU AIR TERHADAP PARAMETER FISIOLOGIS IKAN NALEH (BARBONYMUS SP.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ZAHARA NADHIFA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Suhu air merupakan salah satu faktor lingkungan yang sangat menentukan keseimbangan fisiologis dan kelangsungan hidup ikan, karena perubahan suhu dapat memengaruhi metabolisme, respons stres, serta aktivitas biologis lainnya. Ikan Naleh (Barbonymus sp.) sebagai salah satu komoditas perairan tawar memerlukan kisaran suhu yang sesuai agar dapat tumbuh dan bertahan hidup secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi suhu air terhadap kondisi fisiologis ikan Naleh serta menentukan suhu yang paling optimal bagi kelangsungan hidupnya. Metode penelitian menggunakan rancangan perlakuan suhu berbeda, yaitu P1(20°C), P2(23°C), P3(26°C), P4(29°C) dan P5(32°C). Parameter yang diamati meliputi laju pernapasan, aktivitas, respon makan, tingkat stres, kondisi fisik, kadar glukosa darah, parameter hematologi, serta tingkat kelangsungan hidup ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan suhu air memberikan pengaruh nyata terhadap respons fisiologis ikan Naleh. Perlakuan suhu 29°C menunjukkan kondisi paling baik, yang ditandai dengan laju pernafasan sebesar 42,90 kali/menit, aktivitas sebesar 4,91 dan respon makan sebesar 4,55 yang tinggi, tingkat stress sebesar 4,19 lebih rendah, kondisi fisik stabil sebesar 4,55, kadar glukosa sebesar 84,25 mg/dL yang terkendali, serta kelangsungan hidup sebesar 90% stabil dibandingkan perlakuan suhu 20–23°C maupun 32°C. Selama penelitian berlangsung, kualitas air berada dalam kondisi layak sehingga tidak menjadi faktor pembatas. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa suhu 29°C merupakan suhu yang lebih optimal dalam mendukung kondisi fisiologis dan kelangsungan hidup ikan Naleh.&#13;
&#13;
Kata kunci: variasi suhu, fisiologi ikan, ikan Naleh, Barbonymus sp.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1714931</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-21 10:46:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-21 10:50:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>