<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1714917">
 <titleInfo>
  <title>PENGUJIAN KELAYAKAN MINYAK NANOFLUID MGSIO₃ DENGAN CAMPURAN MINYAK GORENG BEKAS DAN MINYAK KASTOR PADA PEMESINAN MATERIAL SKD-11.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD NAZAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Mesin</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan penggunaan minyak nanofluid berbasis campuran minyak goreng bekas (Waste Cooking Oil/WCO) dan minyak kastor (Castor Oil/CO) dengan penambahan nanopartikel magnesium silikat (MgSiO₃) sebagai cairan pemotong ramah lingkungan pada proses pemesinan material SKD-11 menggunakan metode Minimum Quantity Lubrication (MQL). Material SKD-11 merupakan baja perkakas dengan kekerasan dan ketahanan aus yang tinggi sehingga sulit dikerjakan dan berpotensi menghasilkan gaya potong, pemotongan, serta topografi yang tinggi. Nanofluid diformulasikan melalui proses pencampuran dan homogenisasi untuk memperoleh dispersi nanopartikel yang stabil. Proses pemesinan dilakukan pada mesin CNC milling dengan variasi kondisi pelumasan. Kinerja cairan pemotong dievaluasi berdasarkan parameter gaya potong, kekasaran permukaan,pemotongan,topografi permukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan nanofluid WCO–CO dengan penambahan nanopartikel MgSiO₃ mampu menurunkan gaya potong dari pemesinan dibandingkan kondisi dry dan minyak tanpa nanopartikel. Selain itu, kualitas permukaan benda kerja meningkat yang ditunjukkan oleh nilai kekasaran permukaan yang lebih rendah dan topografi permukaan yang lebih seragam. Penambahan nanopartikel MgSiO₃ berkontribusi dalam mengurangi gesekan dan kekasaran . Dengan demikian, nanofluid WCO–CO–MgSiO₃ berpotensi menjadi alternatif cairan pemotong yang efektif dan ramah lingkungan untuk pemesinan material SKD-11.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1714917</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-21 09:46:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-21 10:28:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>