<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1714889">
 <titleInfo>
  <title>PARTISIPASI PEREMPUAN DALAM SUBKULTUR MUSIK METAL DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Oja Fahroza</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik	Sosiologi</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
Penelitian ini membahas partisipasi perempuan dalam subkultur musik metal di&#13;
Kota Banda Aceh. Kehadiran musik metal yang identik dengan budaya maskulin&#13;
dan kebebasan berekspresi menjadi fenomena yang menarik dalam konteks&#13;
masyarakat Banda Aceh yang menerapkan nilai-nilai syariat Islam. Partisipasi&#13;
perempuan dalam event musik metal memunculkan dinamika sosial berupa stigma,&#13;
pengawasan moral, serta batasan norma gender di ruang publik. Penelitian ini&#13;
bertujuan untuk mengtahui bentuk partisipasi perempuan serta strategi negoisasi&#13;
identitas yang mereka lakukan dalam subkultur musik metal. Penelitian&#13;
menggunakan pendekatan kualitatis deskriptif dengan menggunakan teknik&#13;
pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap&#13;
penonton perempuan serta pelaku komunitas metal di Banda Aceh. Analisis data&#13;
dilakukan menggunakan teori hibriditas budaya dari Homi K. Bhaba sebagai&#13;
kerangka untuk memahami proses pembentukan idntitas diantara nilai agama,&#13;
budaya lokal, dan budaya populer global. Hasil penelitian menunjukkan bahwa&#13;
perempuan tidak meninggalkan identitas keislamannya, melainkan melakukan &#13;
penyesuaian melalui cara berpakaian, sikap, dan keterlibatan yang tetap selaras &#13;
dengan norma lokal, namun tetap mengekspresikan ketertarikan terhadap musik&#13;
metal. dengan demikian, partisipasi perempuan dalam subkultur musik metal di&#13;
Banda Aceh mencerminkan proses negoisasi dan hibridasi budaya yang&#13;
menghasilkan identitas yang adaptif dan kontekstual.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Partisipasi Perempuan, Musik Metal, Hibriditas Budaya, Banda&#13;
Aceh&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1714889</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-20 22:51:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-21 10:22:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>