STUDI EKSPERIMENTAL KINERJA AKUSTIK SERAT PELEPAH KELAPA SAWIT SEBAGAI MATERIAL PEREDAM SUARA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STUDI EKSPERIMENTAL KINERJA AKUSTIK SERAT PELEPAH KELAPA SAWIT SEBAGAI MATERIAL PEREDAM SUARA


Pengarang

SAYED MURSAL - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Suhaeri - 196007151990021001 - Dosen Pembimbing I
Masri - 196505261990031003 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2104102010015

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : .,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Polusi suara di darat dan laut dapat menimbulkan dampak negatif bagi manusia dan satwa liar, seperti gangguan tidur dan peningkatan risiko penyakit jantung. Kebisingan di area perumahan dekat jalan raya, rel kereta api, atau industri dapat dikurangi dengan menggunakan bahan penyerap suara (Sound Absorbing Material/SAM). Oleh karena itu, diperlukan pemasangan material peredam, seperti serat alam yang melimpah dan ramah lingkungan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan penyerapan suara material peredam berbahan serat pelepah kelapa sawit dengan variasi ketebalan, massa, dan kepadatan, serta perlakuan alkali menggunakan larutan NaOH. Spesimen uji berbentuk silinder berdiameter 100 mm dibuat dengan variasi ketebalan 10 mm, 20 mm, dan 30 mm serta massa serat yang berbeda, kemudian dibentuk menggunakan mesin hot press. Pengujian karakteristik akustik dilakukan menggunakan metode tabung impedansi berdasarkan standar ISO 10534-2 pada frekuensi 1/1 oktaf, yaitu 125–2000 Hz, untuk memperoleh nilai koefisien penyerapan suara (α) dan Noise Reduction Coefficient (NRC). Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai koefisien penyerapan suara meningkat seiring bertambahnya frekuensi, dengan kinerja peredaman yang sangat baik pada frekuensi menengah hingga tinggi (α > 0,7). Variasi ketebalan dan massa serat berpengaruh signifikan terhadap kemampuan penyerapan suara, di mana peningkatan ketebalan dan massa cenderung meningkatkan nilai α dan NRC. Perlakuan NaOH pada serat pelepah kelapa sawit berperan dalam meningkatkan porositas dan kualitas ikatan antar serat sehingga energi gelombang suara dapat terdisipasi secara lebih efektif. Berdasarkan nilai NRC, spesimen dengan ketebalan 20 mm dan massa serat 20 gram menunjukkan kinerja peredaman suara paling optimal dengan nilai NRC sebesar 0,69, sehingga material ini berpotensi digunakan sebagai alternatif material peredam suara ramah lingkungan.

Noise pollution on land and sea can have negative impacts on humans and wildlife, such as sleep disturbances and increased risk of heart disease. Noise in residential areas near highways, railways, or industries can be reduced by using sound-absorbing materials (SAM). Therefore, the installation of sound-absorbing materials, such as abundant and environmentally friendly natural fibers, is necessary. This study aims to analyze the sound absorption capacity of sound-absorbing materials made from oil palm frond fibers with variations in thickness, mass, and density, as well as alkali treatment using NaOH solution. Cylindrical test specimens with a diameter of 100 mm were made with thickness variations of 10 mm, 20 mm, and 30 mm and different fiber masses, then formed using a hot press machine. Acoustic characteristics testing was carried out using the impedance tube method based on the ISO 10534-2 standard at a frequency of 1/1 octave, namely 125–2000 Hz, to obtain the sound absorption coefficient (α) and Noise Reduction Coefficient (NRC). The test results show that the sound absorption coefficient value increases with increasing frequency, with excellent damping performance at medium to high frequencies (α > 0.7). Variations in fiber thickness and mass have a significant effect on sound absorption capacity, where increasing thickness and mass tend to increase the α and NRC values. NaOH treatment on oil palm frond fibers plays a role in increasing the porosity and quality of bonds between fibers so that sound wave energy can be dissipated more effectively. Based on the NRC value, a specimen with a thickness of 20 mm and a fiber mass of 20 grams shows the most optimal sound damping performance with an NRC value of 0.69, so this material has the potential to be used as an alternative environmentally friendly sound damping material.

Citation



    SERVICES DESK