<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1714827">
 <titleInfo>
  <title>PERBEDAAN KAPASITAS FUNGSIONAL SEBELUM DAN SESUDAH LATIHAN REHABILITASI JANTUNG TERSTRUKTUR PADA PENDERITA PENYAKIT JANTUNG KORONER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Meyna Cahyani Sahda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan penyebab kematian tertinggi di dunia &#13;
yang ditandai dengan penumpukan plak di dalam arteri koroner. Rehabilitasi &#13;
jantung terstruktur direkomendasikan sebagai bagian dari pencegahan sekunder &#13;
karena terbukti mampu meningkatkan kapasitas fungsional. Salah satu metode &#13;
objektif untuk menilai kapasitas fungsional adalah ergocycle test yang dinyatakan &#13;
dalam metabolic equivalents (METs). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui &#13;
perbedaan kapasitas fungsional sebelum dan sesudah latihan rehabilitasi jantung &#13;
terstruktur pada pasien penyakit jantung koroner yang diukur dengan ergocycle test. &#13;
Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan pre-test dan &#13;
post-test. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling. Subjek &#13;
penelitian berjumlah 58 pasien PJK yang mengikuti program rehabilitasi jantung &#13;
terstruktur selama 12 sesi latihan. Hasil penelitian menunjukkan rerata kapasitas &#13;
fungsional meningkat dari 4,46 ± 1,14 METs sebelum latihan menjadi 5,16 ± 1,41 &#13;
METs setelah latihan, dengan peningkatan rata-rata sebesar 0,70 METs. Analisis &#13;
bivariat menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan terdapat perbedaan yang &#13;
bermakna secara statistik antara kapasitas fungsional sebelum dan sesudah latihan &#13;
rehabilitasi jantung terstruktur (p = 0,000; p &lt; 0,05). Disimpulkan bahwa terdapat &#13;
perbedaan kapasitas fungsional sebelum dan sesudah latihan rehabilitasi jantung &#13;
terstruktur pada pasien penyakit jantung koroner, dengan kecenderungan &#13;
peningkatan kapasitas fungsional setelah mengikuti program rehabilitasi jantung. &#13;
Kata kunci: Penyakit Jantung Koroner, Latihan Rehabilitasi Jantung, Kapasitas          &#13;
Fungsional, Ergocycle Test</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1714827</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-20 16:25:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-20 16:28:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>