<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1714767">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN REAKSI OBAT YANG TIDAK DIINGINKAN (ROTD) PADA PASIEN KEMOTERAPI DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FARHAN ASHSIDDIQI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Reaksi Obat yang Tidak Diinginkan (ROTD) merupakan masalah klinis yang hampir&#13;
tidak terpisahkan dari terapi kemoterapi pada pasien onkologi dan dapat berdampak&#13;
signifikan terhadap kualitas hidup serta keberlanjutan pengobatan. Penelitian ini&#13;
bertujuan untuk menggambarkan profil ROTD serta menganalisis hubungan&#13;
karakteristik pasien dan terapi dengan kejadian ROTD pada pasien onkologi yang&#13;
menjalani kemoterapi di RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh.&#13;
Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong&#13;
lintang (cross-sectional). Data diperoleh dari rekam medis 275 pasien onkologi rawat&#13;
inap yang menjalani kemoterapi. Analisis dilakukan secara deskriptif untuk&#13;
menggambarkan profil ROTD dan secara bivariat menggunakan uji Chi-Square atau&#13;
uji exact dengan pendekatan Monte Carlo untuk menilai hubungan antara&#13;
karakteristik pasien dan terapi dengan kejadian ROTD. Hasil penelitian&#13;
menunjukkan bahwa seluruh pasien mengalami setidaknya satu jenis ROTD selama&#13;
masa observasi dengan total 2.023 kejadian ROTD. Manifestasi ROTD yang paling&#13;
sering ditemukan meliputi gangguan gastrointestinal, alopecia, dan gangguan&#13;
neurologis. Analisis bivariat menunjukkan bahwa variabel jenis kelamin (p=0,002),&#13;
agen antikanker (p=0,002), dan subgolongan agen antikanker (p</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1714767</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-20 12:44:02</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-20 14:21:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>