<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1714751">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH AD INTRUSIVENESS TERHADAP KEPUTUSAN BERLANGGANAN YOUTUBE PREMIUM GEN-Z DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hikmatul Ilham</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini mengkaji fenomena gangguan iklan atau ad intrusiveness dan bagaimana dampaknya terhadap keputusan generasi Z di Kota Banda Aceh untuk berlangganan layanan YouTube Premium. Di tengah pesatnya konsumsi konten digital, kemunculan iklan yang terlalu sering sering kali dianggap sebagai gangguan kenyamanan menonton. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris apakah rasa terganggu tersebut menjadi pendorong utama bagi pengguna untuk beralih ke layanan berbayar. Menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui survei terhadap 104 responden Generasi Z yang berdomisili di Banda Aceh. Data tersebut kemudian dianalisis dengan metode regresi linear sederhana untuk melihat kekuatan hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ad intrusiveness memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap keputusan berlangganan YouTube Premium. Artinya, semakin tinggi tingkat gangguan yang dirasakan oleh pengguna akibat iklan (baik dari sisi interupsi maupun durasi), maka keinginan mereka untuk berlangganan YouTube Premium semakin besar demi mendapatkan pengalaman menonton yang bebas hambatan. Temuan ini mendukung teori penghindaran iklan (advertising avoidance), di mana pengguna memilih untuk &quot;membayar kenyamanan&quot; sebagai solusi atas ketidaknyamanan visual yang mereka terima.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1714751</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-20 11:35:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-20 12:14:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>