<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1714705">
 <titleInfo>
  <title>PELAKSANAAN PEMBERIAN REMISI TERHADAP WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN (SUATU PENELITIAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA BANDA ACEH TAHUN 2026)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Elvira Rahmatillah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Remisi merupakan pengurangan masa pidana yang diberikan kepada narapidana sebagai salah satu hak warga binaan pemasyarakatan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Hak atas remisi telah dijamin dalam Pasal 10 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Namun demikian, dalam praktik pelaksanaannya di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banda Aceh masih dijumpai kondisi bahwa tidak seluruh warga binaan pemasyarakatan memperoleh remisi.&#13;
&#13;
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pelaksanaan pemberian remisi kepada warga binaan pemasyarakatan, mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi penghambat dalam proses pemberian remisi, serta menganalisis upaya-upaya yang dilakukan oleh pihak Lembaga Pemasyarakatan dalam mengatasi hambatan tersebut. &#13;
&#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris, Penelitian lapangan dilakukan dengan mewawancarai responden dan informan. Penelitian kepustakaan dilakukan dengan mempelajari buku-buku, teori, dan perundang-undangan.&#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian remisi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banda Aceh dilakukan melalui pemeriksaan kelengkapan syarat dan penilaian perilaku narapidana oleh Tim Pengamat Pemasyarakatan sebelum diusulkan kepada instansi yang berwenang. Dalam pelaksanaannya masih ditemui hambatan, seperti adanya narapidana yang tidak berkelakuan baik dan berkas administrasi yang belum lengkap atau tidak sinkron. Untuk mengatasi hambatan tersebut, pihak lembaga pemasyarakatan melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap perilaku narapidana, menertibkan serta menyinkronkan data administrasi.&#13;
&#13;
Disarankan kepada pihak Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banda Aceh agar melakukan pembinaan dan pengawasan secara berkelanjutan terhadap narapidana serta meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait, guna meminimalkan hambatan dalam proses pemberian remisi dan memastikan terpenuhinya hak warga binaan pemasyarakatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1714705</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-20 10:28:52</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-20 10:42:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>