<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1714653">
 <titleInfo>
  <title>REHABILITASI SEISMIK BALOK BETON BERTULANG YANG MENGALAMI RETAK LENTUR MENGGUNAKAN  NATURAL FIBER-REINFORCED POLYMER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NOERA FAIRUZA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Retak lentur pada balok beton bertulang akibat pembebanan berulang dapat menurunkan kapasitas, kekakuan, dan kemampuan disipasi energi struktur. Penelitian ini bertujuan untukk mengevaluasi kinerja rehabilitasi balok beton bertulang menggunakan injeksi pasta semen komposit dan laminating Natural Fiber Reinforced Polymer berbasis serat abaka terhadap kapasitas lentur, daktilitas, kekakuan dan energi disipasi akibat pembebanan siklik. Benda uji terdiri dari tiga balok beton bertulang berukuran 2250 × 300 × 150 mm, yaitu balok kontrol (FB-01), balok retak tanpa perkuatan (FB-02), dan balok retak dengan perkuatan NFRP (FB-03). Retak awal diberikan melalui pembebanan siklik hingga siklus ke-10 dengan defleksi mencapai 9,30 mm sebelum dilakukan proses rehabilitasi. Pengujian dilakukan dengan metode pembebanan siklik untuk memperoleh kurva hysteresis dan kurva envelope. Hasil penelitian menunjukkan bahwa balok kontrol (FB-01), memiliki kapasitas maksimum sebesar 108,60 kN dengan defleksi 9,30 mm pada arah tekan dan 141,06 kN dengan defleksi 35,70 mm, energi disipasi sebesar 1475,26 kN/mm. Balok retak tanpa perkuatan (FB-02) mengalami penurunan kapasitas dengan beban maksimum sebesar 102,32 kN pada arah tekan dan 134,30 kN pada arah tarik , serta energi disipasi sebesar 1302,35 kN.mm. Sementara balok yang direhabilittasi menggunakan injeksi dan laminating NFRP (FB-03) menunjukkan peningkatan kinerja signifikan dengan kapasitas maksimum sebesar 110,06 kN pada arah tekan dan 147,93 kN pada arah tarik, serta energi disipasi sebesar 1578,78 kN/mm. Dari segi daktilitas, FB-03 menunjukkan nilai tertinggi pada arah tekan sebesar 5,38, diikuti FB-02 sebesar 3,30 dan FB-01 sebesar 1,97 pada arah tarik nilai daktilitas lebih rendah. Perkuatan NFRP terbukti meningkatkan kapasitas, daktilitas, dan disipasi energi serta menghasilkan respon pasca-puncak yang lebih stabil. Metode ini efektif dalam meningkatkan kinerja seismik balok beton bertulang terhadap pembebanan siklik.&#13;
Kata kunci: Rehabilitasi Seismik, Beton Bertulang, Retak Lentur, NF&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1714653</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-19 23:06:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-20 09:27:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>