<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1714619">
 <titleInfo>
  <title>KARAKTERISASI MIKOSPORIN-ASAM AMINO DARI MIKROALGA LAUT SEBAGAI SENYAWA PENYERAP UV</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Jasmin Putri Nabila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Kimia</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Mikosporin-asam amino (mycosporine-like amino acids, MAA) merupakan metabolit sekunder penyerap radiasi ultraviolet (UV) yang diketahui ditemukan dengan komposisi beragam pada mikroalga. Beberapa studi menunjukkan bahwa paparan radiasi UV dapat meningkatkan sintesis MAA. Namun penelitian terkini mengenai mikroalga laut sebagai produsen MAA masih terbatas. Penelitian ini memanfaatkan salah satu isolat mikroalga laut koleksi Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) umtuk dievaluasi potensinya sebagai sumber senyawa MAA. Isolat mikroalga tersebut diidentifikasi berdasarkan analisis gen 18S rRNA dan dikultivasi dengan perlakuan paparan radiasi UVA dan UVB. Senyawa MAA bersama dengan pigmen fotoprotektif dari isolat tersebut dianalisis secara kualitatif menggunakan spektroskopi UV–Vis dan secara semi-kuantitatif menggunakan LC-HRMS, serta diuji aktivitas antioksidannya dengan metode DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mikroalga laut yang digunakan teridentifikasi sebagai Nannochloropsis sp. Mikroalga ini secara alami memproduksi MAA dengan shinorine sebagai senyawa dominan. Paparan radiasi UVA memengaruhi produktivitas dan komposisi MAA sebagai bentuk respon terhadap stres radiasi. Hal ini ditandai dengan munculnya 4-deoksigadusol sebagai prekursor biosintesis, penurunan sebagian besar senyawa MAA, serta peningkatan mycosporine-lysine. Uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH menunjukkan bahwa ekstrak Nannochloropsis sp. tidak memiliki aktivitas antioksidan yang potensial dengan nilai IC₅₀ sebesar 1318,46 ppm.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1714619</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-18 15:34:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-20 08:58:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>