<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1714445">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KARAKTERISTIK STRUKTUR MIKRO HIDROKSIAPATIT DARI CANGKANG TIRAM (CRASSOSTREA GIGAS) DENGAN VARIASI WAKTU TAHAN KALSINASI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurhusniah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Fisika</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hidroksiapatit (HAp) adalah komponen utama dari mineral tulang yang memiliki rumus kimia Ca₁₀(PO₄)₆(OH)₂ memiliki struktur hexagonal. Senyawa ini secara alami terdapat di jaringan keras tubuh manusia, seperti tulang dan gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh variasi waktu tahan kalsinasi terhadap struktur mikro (kristalinitas, ukuran kristal dan kemurnian) serta morfologi permukaan dan komposisi unsur hidroksiapatit yang disintesis dari cangkang tiram (Crassostrea gigas). sebagai sumber kalsium. Hidroksiapatit disintesis menggunakan metode presipitasi dari cangkang tiram yang telah dikalsinasi pada suhu 900°C dengan waktu tahan kalsinasi 4, 5, 6, 7 dan 8 jam. Serbuk CaO direaksikan dengan asam fosfat (H3PO4) dan selanjutnya disintering pada temperatur 900°C selama 2 jam. Penentuan fasa CaO dan hidroksiapatit dilakukan melalui pengujian X-Ray Diffraction (XRD), sementara morfologi permukaan ditunjukkan oleh hasil Scanning Electron Microscopy (SEM) yang didukung dengan analisis Energy Dispersive Spectroscopy (EDS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasa CaO dan hidroksiapatit berhasil terbentuk. Berdasarkan karakterisasi XRD, waktu tahan kalsinasi CaO memiliki pengaruh yang signifikan terhadap struktur mikro hidroksiapatit. Hidroksiapatit yang dihasilkan telah memenuhi standar aplikasi medis berdasarkan parameter kristalinitas dan ukuran kristal. Sampel HAp yang berasal dari CaO dengan waktu tahan kalsinasi 6 jam menunjukkan kondisi paling optimal dengan kristalinitas CaO sebesar 64,7% dan kristalinitas HAp sebesar 90,9%, serta ukuran kristal masing-masing 31,42 nm dan 32,605 nm. Dari segi kemurnian, CaO yang dihasilkan memiliki kemurnian sebesar 73,97%, sedangkan HAp sebesar 83,75%. Meskipun menunjukkan nilai yang cukup tinggi, tingkat kemurnian HAp tersebut masih belum memenuhi standar aplikasi medis. Analisis morfologi menggunakan SEM menunjukkan bahwa permukaan hidroksiapatit berbentuk granular yang tidak teratur dan membentuk agregat serta terjadinya aglomerasi. Hasil analisis EDS menunjukkan bahwa unsur utama hidroksiapatit adalah kalsium (Ca), oksigen (O), dan fosfor (P).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1714445</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-17 12:14:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-17 14:53:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>