<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1714369">
 <titleInfo>
  <title>THE VITALITY OF ANEUK JAMEE LANGUAGE:</title>
  <subTitle>A UNESCO FRAMEWORK-BASED STUDY</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>HERIN NADHIRAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Bahasa Inggris</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Herin Nadhirah. (2025). Vitalitas Bahasa Aneuk Jamee: Studi Berdasarkan Kerangka UNESCO. [Skripsi Sarjana. Universitas Syiah Kuala]. Di bawah bimbingan Dr. Dian Fajrina, S.Pd., M.Ed. dan Dr. Kismullah, S.Pd., M.App.Ling.&#13;
Penelitian kualitatif deskriptif ini mengkaji vitalitas terkini bahasa Aneuk Jamee berdasarkan Kerangka Vitalitas dan Keterancaman Bahasa UNESCO. Penelitian ini berfokus pada lima indikator utama, yaitu transmisi antargenerasi, jumlah dan proporsi penutur, ranah penggunaan bahasa, sikap masyarakat terhadap bahasa, serta dukungan institusional. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan 15 penutur bahasa Aneuk Jamee dari berbagai kelompok usia, termasuk lansia, dewasa, dan remaja, untuk memperoleh informasi mendalam mengenai penggunaan bahasa, pola transmisi, dan persepsi penutur. Data dianalisis secara tematik dengan mengelompokkan respons berdasarkan indikator UNESCO yang dipilih.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun bahasa Aneuk Jamee masih aktif digunakan dalam ranah keluarga dan situasi informal, terutama di kalangan penutur yang lebih tua, penggunaannya di kalangan generasi muda menunjukkan penurunan yang cukup signifikan. Pola ini mengindikasikan bahwa bahasa tersebut berada dalam kondisi rentan, khususnya dalam hal transmisi antargenerasi dan penyempitan ranah fungsional. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa vitalitas bahasa Aneuk Jamee tidak hanya ditentukan oleh jumlah penutur, tetapi juga oleh sikap sosial serta pola penggunaan bahasa dalam konteks tertentu.&#13;
Temuan ini memberikan gambaran mengenai kondisi terkini bahasa Aneuk Jamee serta berkontribusi pada pemahaman yang lebih jelas tentang vitalitasnya dalam dinamika sosiolinguistik kontemporer.&#13;
Kata kunci: bahasa Aneuk Jamee, vitalitas bahasa, kerangka UNESCO&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1714369</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-17 08:19:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-17 08:49:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>