<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1714317">
 <titleInfo>
  <title>IMPLEMENTASI VENTILASI KINCIR TENAGA ANGIN UNTUK MENINGKATKAN EFESIENSI WAKTU PENGERINGAN MESIN PENGERING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>HARRIS MUNANDAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Fisika</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Harris Munandar. (2025). Implementasi Ventilasi Kincir Tenaga Angin untuk Meningkatkan Efisiensi Waktu Pengeringan Mesin Pengering. Skripsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Di bawah bimbingan Drs. Ahmad Farhan, M.Si. dan Drs. Ngadimin, M.Si.&#13;
Permasalahan utama dalam proses pengeringan gabah adalah lamanya waktu pengeringan serta ketergantungan terhadap kondisi cuaca. Pengeringan tradisional dengan memanfaatkan sinar matahari secara langsung sering kali kurang efisien dan membutuhkan waktu yang relatif lama. Salah satu alternatif yang dapat diterapkan untuk meningkatkan efisiensi waktu pengeringan adalah penggunaan mesin pengering yang dilengkapi ventilasi kincir tenaga angin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi ventilasi kincir tenaga angin terhadap efisiensi waktu pengeringan pada mesin pengering. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah penggunaan ventilasi kincir tenaga angin, sedangkan variabel terikatnya adalah efisiensi waktu pengeringan. Proses pengeringan dilakukan dengan tiga perlakuan, yaitu pengeringan menggunakan satu ventilasi kincir tenaga angin, dua ventilasi kincir tenaga angin, dan metode kontrol tanpa ventilasi. Data penelitian diperoleh melalui pengukuran suhu, kelembaban relatif, dan waktu pengeringan gabah hingga mencapai kadar air tertentu. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial untuk mengetahui perbedaan efisiensi waktu pengeringan pada setiap perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ventilasi kincir tenaga angin mampu meningkatkan suhu dan menurunkan kelembaban relatif di dalam mesin pengering sehingga mempercepat proses pengeringan gabah. Kadar air kering giling sebesar 14% dapat dicapai dalam waktu 6 jam pada perlakuan satu ventilasi dan 5 jam pada perlakuan dua ventilasi, sedangkan pada metode kontrol kondisi tersebut belum tercapai meskipun telah berlangsung selama 10,5 jam. Selain itu, kadar air kering simpan sebesar 12% dapat dicapai dalam waktu 7 jam pada perlakuan satu ventilasi dan 6 jam pada perlakuan dua ventilasi. Efisiensi waktu pengeringan meningkat sebesar 42,9% pada penggunaan satu ventilasi dan 52,4% pada penggunaan dua ventilasi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa implementasi ventilasi kincir tenaga angin berpengaruh dalam meningkatkan efisiensi waktu pengeringan pada mesin pengering. &#13;
Kata kunci: Efisiensi pengeringan, energi terbarukan, mesin pengering, ventilasi &#13;
 kincir tenaga angin.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1714317</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-16 19:44:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-20 10:54:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>