<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1714301">
 <titleInfo>
  <title>MEMBANGUN OTOMASI ANALISIS NONLINEAR UNTUK ESTIMASI KURVA KAPASITAS SEISMIK BANGUNAN TIPIKAL FASILITAS KESEHATAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD ARHABI YUDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kota Banda Aceh merupakan wilayah dengan tingkat kerawanan seismik yang tinggi karena berada pada zona tektonik aktif dan didukung oleh kondisi geologi lokal yang berpotensi memperkuat amplifikasi gelombang gempa. Kondisi ini menjadikan evaluasi kapasitas struktur bangunan fasilitas kesehatan penting dilakukan, mengingat fasilitas kesehatan dituntut tetap dapat berfungsi setelah gempa terjadi. Untuk mempermudah evaluasi kapasitas struktur, penelitian ini menggunakan pendekatan bangunan tipikal puskesmas di Kota Banda Aceh serta mengembangkan sistem otomasi analisis pushover berbasis integrasi Python, SAP2000, dan Open Application Programming Interface guna menghasilkan kurva kapasitas struktur secara lebih efisien. Data primer diperoleh melalui metode Rapid Visual Screening pada 11 puskesmas, kemudian diolah menggunakan analisis frekuensi terbanyak untuk menentukan bangunan tipikal sebagai representasi karakteristik dominan bangunan puskesmas di wilayah studi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bangunan tipikal adalah bangunan dua lantai, dengan tinggi lantai 3,5 m, 8 bentang arah X dengan jarak 4 m, 4 bentang arah Y dengan jarak 3 m, dimensi balok 25/40 cm, dimensi kolom 30/30 cm, mutu beton sekitar 21 MPa, dan mutu baja tulangan BjTS 420. Sistem otomasi yang dikembangkan berhasil membentuk model struktur, mengatur pembebanan, menjalankan analisis, dan mengekstraksi data kurva kapasitas secara sistematis, namun masih memiliki keterbatasan pada tahap pembentukan plastic hinge yang belum dapat dilakukan secara otomatis. Validasi menggunakan Normalized Root Mean Square Error (NRMSE) menunjukkan bahwa hasil otomasi memiliki tingkat kesesuaian yang bervariasi, dengan performa sangat baik seperti Puskesmas Banda Raya, tetapi masih menunjukkan penyimpangan yang besar pada bangunan dengan karakteristik yang lebih berbeda dari model tipikal, terutama Puskesmas Batoh. Secara keseluruhan sistem otomasi ini dapat mempermudah analisis kapasitas struktur untuk pendekatan cepat berbasis bangunan tipikal, namun tetap memerlukan pengembangan lebih lanjut.&#13;
&#13;
Kata kunci: rapid visual screening, bangunan tipikal, analisis pushover, python, SAP2000, NRMSE.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1714301</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-16 17:25:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-17 09:19:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>