<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1714175">
 <titleInfo>
  <title>PENGEMBANGAN MODUL BIMBINGAN KELOMPOK BERBASIS ROLE PLAYING DENGAN PERILAKU ASERTIF UNTUK MENGATASI BULLYING REMAJA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIZKA RAMADHANIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bullying merupakan perilaku agresif yang dilakukan secara sengaja dan berulang terhadap individu yang lebih lemah, baik secara fisik, verbal, maupun sosial. Perilaku ini berdampak negatif terhadap perkembangan sosial dan emosional siswa, terutama pada siswa dengan tingkat perilaku asertif yang rendah. Siswa yang kurang memiliki kemampuan asertif cenderung kesulitan dalam mengungkapkan perasaan dan mempertahankan haknya secara tepat, sehingga rentan menjadi korban maupun pelaku bullying. Berdasarkan hasil observasi di SMP Negeri 1 Darussalam dan SMP Negeri 2 Darul Imarah, ditemukan bahwa kasus bullying masih sering terjadi, sementara layanan preventif serta media bimbingan dan konseling, khususnya modul untuk mengembangkan perilaku asertif, belum tersedia dan dimanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan modul yang dapat mendukung pelaksanaan layanan bimbingan kelompok secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul layanan bimbingan kelompok berbasis role playing dengan pendekatan perilaku asertif untuk mengatasi bullying remaja. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&amp;D) dengan model pengembangan level 1 yang meliputi tahap analyze, design, dan development. Subjek penelitian terdiri atas dua ahli materi, satu ahli media, serta sepuluh praktisi bimbingan dan konseling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket validasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan berada pada kategori sangat layak. Penilaian ahli materi memperoleh nilai 91,14%, ahli media 89,58%, dan praktisi 96,7%. Dengan demikian, modul ini layak digunakan sebagai pedoman dalam layanan bimbingan kelompok untuk membantu siswa mengatasi bullying dan mengembangkan perilaku asertif.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Bullying, Perilaku Asertif, Bimbingan Kelompok, Role Playing, Pengembangan Modul&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1714175</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-16 11:51:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-16 14:56:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>