<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1713931">
 <titleInfo>
  <title>PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS BLENDING BATUBARA RNUNTUK MEMENUHI PERMINTAAN PASAR DI PT. AGRABUDI JASA BERSAMA KECAMATAN KAWAY XVI DAN SEKITARNYA, KABUPATEN ACEH BARAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SYUKRI MUDA MARTUA HASIBUAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik - Teknik Geologi</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan geologi permukaan serta menganalisis proses blending batubara guna memenuhi spesifikasi mutu batubara 3200 GAR di PT. Agrabudi Jasa Bersama, Kecamatan Kaway XVI dan sekitarnya, Kabupaten Aceh Barat. Metode pemetaan geologi yang digunakan adalah pemetaan geologi permukaan secara langsung (field geological mapping) dengan skala 1:25.000, meliputi pengamatan geomorfologi, litologi, struktur geologi, serta penentuan satuan batuan dan lingkungan pengendapan. Hasil pemetaan geologi berupa peta geologi, peta geomorfologi, peta lintasan, serta deskripsi satuan batuan. Daerah penelitian tersusun atas Formasi Tutut (QTt) sebagai formasi pembawa batubara, Formasi Meulaboh (Qpm) dan endapan aluvium (Qh) sebagai satuan termuda, dengan lingkungan pengendapan fluviatil hingga transitional lower delta plain. Metode blending batubara dilakukan secara kuantitatif menggunakan pemrograman linier dengan bantuan perangkat lunak QM for Windows berdasarkan parameter kualitas total moisture, ash content, total sulfur, dan nilai kalor pada basis as received (AR). Hasil blending menunjukkan bahwa kombinasi produk 01 dan produk 03 dengan proporsi 8%:92% menghasilkan total moisture sebesar 44,40%, ash 5,74%, total sulfur 0,17%, dan nilai kalor 3200 Kcal/kg. Kombinasi produk 02 dan produk 03 dengan proporsi 12%:88% menghasilkan total moisture sebesar 44,42%, ash 5,69%, total sulfur 0,16%, dan nilai kalor 3200 Kcal/kg. Sementara itu, kombinasi produk 01 dan produk 02 dengan proporsi 50%:50% menghasilkan kualitas yang lebih tinggi dengan total moisture 41,18%, ash 5,66%, total sulfur 0,17%, dan nilai kalor 3400 Kcal/kg. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pemetaan geologi mampu mengidentifikasi kondisi geologi dan lingkungan pengendapan batubara, sedangkan metode blending batubara mampu menghasilkan produk batubara yang memenuhi spesifikasi mutu PLTU. Parameter yang paling berpengaruh terhadap keberhasilan blending adalah total moisture dan nilai kalor.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1713931</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-15 02:11:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-15 10:44:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>