<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1713491">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN TERAPI FISIK PASIEN OSTEOARTHRITIS GENU DI RSUD ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AGHLA AMWALANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Osteoartritis (OA) genu merupakan penyakit degeneratif sendi yang dapat menurunkan kualitas hidup pasien. Terapi fisik menjadi pilar utama dalam upaya mengembalikan fungsi gerak sendi lutut. Namun, keberhasilan terapi bergantung pada kepatuhan pasien. Dukungan keluarga merupakan faktor eksternal yang kuat dalam memengaruhi kepatuhan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dan kepatuhan terapi fisik pada pasien OA genu di RSUD dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh. Peneliti menggunakan metode analitik observasional dengan desain studi cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien OA genu yang menjalani terapi fisik di Poli Rehabilitasi Medik RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Sampel berjumlah 36 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling pada bulan Oktober–November 2025. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner tervalidasi untuk mengukur dukungan keluarga, serta melalui rekam medis pasien untuk mengukur kepatuhan terapi fisik. Analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square menunjukkan bahwa 63,9% responden memiliki dukungan keluarga yang tinggi dan 41,7% responden memiliki kepatuhan yang tinggi. Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan kepatuhan terapi fisik pasien (p-value = 0,006). Dukungan penghargaan yang dominan tinggi dalam penelitian ini menunjukkan bahwa keluarga memberikan dukungan emosional positif yang membangun kepercayaan diri serta motivasi pasien untuk konsisten menjalani rehabilitasi. Dukungan keluarga berbanding lurus dengan kepatuhan terapi fisik. Keterlibatan keluarga secara aktif dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan keberhasilan rehabilitasi pasien OA genu di rumah sakit.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1713491</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-09 21:25:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-10 09:04:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>