<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1712645">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN RUSUNAWA DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ryo Hansyah Al-hafitz</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Arsitektur</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hunian merupakan kebutuhan dasar manusia yang berfungsi sebagai ruang lindung, wadah interaksi sosial, serta pengembangan karakter penghuninya. Tetapi, pemenuhan hunian pada kota-kota besar menjadi tantangan dikarenakan terbatasnya lahan dan meningkatnya jumlah penduduk. Salah satunya, pada Kota Banda Aceh yang menurut data BPS setiap tahunnya terjadi pelonjakan penduduk yang signifikan dalam lima tahun kebelakang. Ini menunjukkan bahwa perlunya sebuah hunian yang dapat menampung pelonjakan penduduk dengan lahan yang terbatas. Perancangan ini bertujuan untuk memberikan hunian yang layak bagi masyarakat Aceh, dengan pendekatan desain arsitektur biofilik. Tema ini dipilih untuk menciptakan hunian yang nyaman bagi penghuninya.&#13;
&#13;
	Pendekatan yang dilakukan pada desain perancangan ini secara kontekstual terhadap tapak, kebutuhan fungsional, serta implementasi prinsip-prinsip biofilik. Hasil dari perancangan ini adalah Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) dengan hunian yang layak dan nyaman, fasilitas yang lengkap, tata letak ruang yang efisien, serta ruang-ruang yang dirancang untuk menghadirkan interaksi langsung maupun tidak langsung dengan alam.  &#13;
&#13;
	Dengan pendekatan arsitektur biofilik, rusunawa diharapkan tidak hanya memberikan hunian yang layak, tetapi dapat memberikan kenyamanan bagi penghuninya dan juga memberikan kesejahteraan psikologis bagi penghuninya.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Arsitektur Biofilik, Banda Aceh, Hunian Vertikal, Rusunawa.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>HOUSES - ARCHITECTURE</topic>
 </subject>
 <classification>728.37</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1712645</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-03-05 11:50:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-03-06 08:01:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>