<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1711845">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KENDALA KEUANGAN DAN KOMPLEKSITAS BISNIS TERHADAP GREENWASHING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>PUTRI NABILA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi dan Bisnis</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kendala keuangan dan kompleksitas bisnis terhadap praktik greenwashing pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Greenwashing diukur menggunakan Greenwashing Index (GWI) yang merefleksikan selisih antara komunikasi lingkungan dan praktik lingkungan perusahaan. Kendala keuangan diproksikan dengan Kaplan–Zingales (KZ) Index, sementara kompleksitas bisnis diukur melalui jumlah segmen usaha, status konglomerasi, dan tingkat diversifikasi segmen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel pada 300 observasi perusahaan-tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala keuangan, kompleksitas segmen, dan kompleksitas konglomerasi berpengaruh positif terhadap greenwashing, sedangkan diversifikasi segmen berpengaruh negatif terhadap greenwashing. Temuan ini mendukung teori agensi dan teori pemangku kepentingan, yang menjelaskan bahwa tekanan pendanaan dan kompleksitas struktural meningkatkan asimetri informasi serta peluang perilaku oportunistik dalam pengungkapan keberlanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris terkait faktor internal perusahaan yang memengaruhi greenwashing, khususnya dalam konteks industri sensitif lingkungan di negara berkembang.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FINANCIAL STATEMENTS - ACCOUNTING</topic>
 </subject>
 <classification>657.3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1711845</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-04 12:44:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-05 16:12:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>