<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1711019">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KORELASI GETARAN DAN TINGKAT KEBISINGAN PADA MESINRNPENGUPAS KOLANG-KALING (AREN)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AHMAD FATHA AL HAFIZ</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Mesin pengupas kolang-kaling merupakan alat mekanis yang banyak digunakan untuk meningkatkan efisiensi pengolahan buah aren. Namun, dalam operasionalnya mesin ini menghasilkan getaran dan kebisingan yang cukup tinggi sehingga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan dan menurunkan kenyamanan operator. Getaran yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan muskuloskeletal seperti Hand-Arm Vibration Syndrome (HAVS), sementara kebisingan tinggi dapat mengakibatkan gangguan pendengaran dan peningkatan risiko kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat getaran dan kebisingan pada mesin pengupas kolang-kaling serta mengetahui hubungan antara kedua parameter tersebut sehingga dapat menjadi dasar perbaikan desain mesin dan penerapan standar keselamatan kerja yang lebih baik. Pengukuran dilakukan pada empat variasi kecepatan mesin, yaitu RPM 1000, 1500, 2000, dan 3000 dengan beban 3 kg. Getaran diukur menggunakan vibrationmeter pada titik penting yang sudah ditentukan. Nilai getaran tertinggi terdapat pada RPM 3000 dengan nilai 0,75 m/s2 . Sementara itu, kebisingan diukur menggunakan sound level meter pada jarak 0– 20 meter setara tinggi telinga operator. Nilai getaran tertinggin terdapat pada RPM 300 dengann nilai 96,00 dB . Data dianalisis melalui uji normalitas Shapiro Wilk dan uji korelasi Pearson atau Spearman untuk mengetahui hubungan antara getaran dan kebisingan pada masing- masing kondisi operasional mesin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat getaran dan kebisingan meningkat seiring bertambahnya putaran mesin. Kebisingan pada seluruh variasi RPM tercatat melebihi ambang batas aman 85 dB, dengan nilai tertinggi mencapai 96–98 dB pada RPM 3000, sehingga tergolong berbahaya bagi operator tanpa penggunaan alat pelindung diri. Analisis korelasi menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat kuat antara getaran dan kebisingan, dengan nilai koefisien determinasi (R²) lebih dari 0,97. Hal ini menunjukkan bahwa lebih dari 97% variasi tingkat kebisingan dapat dijelaskan oleh perubahan percepatan getaran, sehingga getaran mekanis merupakan sumber dominan kebisingan pada mesin pengupas kolang-kaling. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa getaran dan kebisingan pada mesin pengupas kolang-kaling memiliki hubungan yang erat dan keduanya berpotensi menimbulkan risiko ergonomis bagi operator. Oleh karena itu, disarankan penggunaan alat pelindung pendengaran, pemasangan vibration damper dan peredam suara, serta optimasi desain dan kecepatan operasional mesin untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan kerja</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1711019</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-27 15:58:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-27 16:09:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>