<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1710821">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN SENSOR NPK BERBASIS ESP-NOW UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI MONITORING UNSUR HARA TANAH PADA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD HAIKAL FASRIYANDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini dilaksanakan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pemantauan unsur hara tanah berbasis Internet of Things (IoT) dengan memanfaatkan sensor NPK 7-in-1 serta protokol komunikasi ESP-NOW pada area perkebunan kelapa sawit. Sistem yang dikembangkan berfungsi untuk memantau nilai Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), pH, dan Electrical Conductivity (EC) secara Real-Time sehingga dapat &#13;
meningkatkan efektivitas dan ketepatan dalam proses pengukuran kondisi tanah. Metode penelitian mencakup perancangan perangkat keras dan perangkat lunak, pemasangan sensor di lapangan, pengujian performa komunikasi ESP-NOW, serta proses validasi data menggunakan metode Mean Absolute Percentage Error (MAPE) dengan alat laboratorium sebagai acuan. &#13;
Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor memiliki tingkat akurasi yang sangat tinggi pada parameter pH (±95%) dan akurasi cukup baik pada parameter EC (±58–66%). Sementara itu, parameter N, P, dan K menunjukkan akurasi berkisar antara 80–88% dengan nilai MAPE 10–20%, yang masih sesuai untuk penerapan di lapangan. Uji waktu tunda pengiriman data menunjukkan rata-rata delay 4–7 detik, yang menandakan bahwa komunikasi ESP-NOW mampu melakukan transmisi data secara cepat, stabil, dan efisien. Secara keseluruhan, sistem monitoring berbasis ESP-NOW ini terbukti layak dan efektif untuk digunakan dalam pemantauan kondisi tanah pada perkebunan kelapa sawit serta berpotensi membantu petani dalam menentukan strategi pemupukan yang lebih tepat dan efisien.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SOIL FERTILITY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>OIL PALMS - AGRICULTURE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PLANTATION CROPS</topic>
 </subject>
 <classification>631.422</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1710821</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-27 00:27:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-27 10:56:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>