<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1708653">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN AKTIVITAS FISIK PADA LANSIA DI KECAMATAN BLANG BINTANG KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SYIFA FANIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Peningkatan angka harapan hidup di Indonesia berdampak pada meningkatnya jumlah populasi lansia, sehingga kebutuhan terhadap pemantauan kesehatan, khususnya aktivitas fisik, menjadi semakin penting. Aktivitas fisik yang rendah dapat mempercepat penurunan fungsi tubuh serta meningkatkan tingkat ketergantungan lansia dalam menjalankan aktivitas kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan aktivitas fisik lansia di Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan teknik accidental sampling. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 1.005 lansia, dengan sampel sebanyak 292 responden. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 29 Oktober hingga 13 November. Instrumen penelitian menggunakan Activity Daily Living yang meliputi kemampuan mandi, berpakaian, menggunakan toilet, berpindah, kontinensia, dan makan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar lansia berada pada kategori mandiri dalam seluruh komponen aktivitas fisik, yaitu mandi sebesar 99,3%, berpakaian 99,7%, menggunakan toilet 98,3%, berpindah 96,9%, kontinensia 99,3%, dan makan 99,7%. Temuan ini menggambarkan bahwa lansia di wilayah tersebut memiliki tingkat kemandirian dan mobilitas fungsional yang sangat baik. Oleh karena itu, disarankan agar tenaga kesehatan dan keluarga terus memberikan dukungan terhadap aktivitas fisik lansia melalui program gerak ringan seperti senam lansia, jalan sehat, dan kegiatan sosial guna mempertahankan serta mengoptimalkan fungsi fisik lansia.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>GERIATRICS NURSING</topic>
 </subject>
 <classification>618.970 231</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1708653</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-19 11:03:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-19 11:47:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>