<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1708631">
 <titleInfo>
  <title>PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA VARIETAS CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS) AKIBAT KONSENTRASI RNPUPUK MONO KALIUM FOSFAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rina dara melisa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Cabai merupakan komoditas hortikultura penting di Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi, namun produktivitasnya sering rendah akibat teknik budidaya dan pemupukan yang kurang tepat. Pupuk Mono Kalium Fosfat (MKP) mengandung unsur fosfor dan kalium yang berperan penting dalam pembentukan bunga, buah, dan kualitas hasil panen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh varietas, Konsentrasi pupuk MKP, serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa varietas cabai. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, pada Juni hingga Oktober 2025, menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial 4 × 3 dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah empat varietas cabai, yaitu Genie, Sigantung, Namira, dan Fish Paper, sedangkan faktor kedua adalah Konsentrasi MKP 0, 5, dan 10 g L-1 air.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 30, 45, 60 HST, tinggi dikotomus umur 30, 45, 60 HST, umur berbunga, umur panen, jumlah buah per tanaman, bobot buah per tanaman, bobot per buah, panjang buah, dan diameter buah, serta menunjukkan pengaruh nyata terhadap diameter batang umur 45 dan 60 HST. Varietas Sigantung memiliki pertumbuhan vegetatif terbaik dengan tinggi tanaman, tinggi dikotomus, dan diameter batang terbesar, sedangkan varietas Genie menghasilkan jumlah dan bobot buah tertinggi. Perlakuan Konsentrasi pupuk MKP berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan tinggi dikotomus umur 30 hari setelah tanam (HST), yaitu pada Konsentrasi 5 g L-1 memberikan hasil pertumbuhan terbaik, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap hasil buah. Tidak ditemukan interaksi signifikan antara varietas dan konsentrasi pupuk MKP terhadap semua parameter yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan varietas memiliki pengaruh dominan terhadap pertumbuhan dan hasil cabai, sedangkan konsentrasi pupuk MKP 5 g L-1 hanya efektif meningkatkan pertumbuhan vegetatif tanpa meningkatkan hasil panen secara signifikan. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1708631</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-19 10:18:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-19 10:32:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>