<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1707649">
 <titleInfo>
  <title>PERENCANAAN PENJADWALAN DENGAN METODE PDM PADA PROYEK REHABILITASI PRASARANA GEDUNG FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAYYAN RIZKI YANTAMA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fak. Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penjadwalan proyek merupakan aspek penting dalam manajemen konstruksi karena &#13;
menentukan keberhasilan pencapaian waktu, biaya, dan mutu pekerjaan. &#13;
Perencanaan ini dilakukan pada proyek rehabilitasi prasarana Gedung Fakultas &#13;
Teknik Universitas Syiah Kuala di Banda Aceh, yang mengalami kebutuhan &#13;
perbaikan akibat faktor usia bangunan dan intensitas pemakaian. Permasalahan &#13;
utama yang dikaji adalah berapa lama waktu penyelesaian yang diperoleh apabila &#13;
dilakukan percepatan durasi sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif yang &#13;
realistis dalam pelaksanaan. Untuk itu, perencanaan ini menggunakan metode &#13;
Precedence Diagram Method (PDM) yang dipilih karena mampu menggambarkan &#13;
hubungan logis antar aktivitas dengan fleksibel. Perencanaan ini dilaksanakan &#13;
sebagai studi kasus dengan memanfaatkan dokumen kontrak berupa Rincian &#13;
pekerjaan dan Time Schedule. Analisis dilakukan dengan dua skenario, yaitu &#13;
penjadwalan normal yang menyelesaikan pekerjaan secara berurutan sesuai logika &#13;
ketergantungan, serta penjadwalan percepatan dengan metode fast tracking/overlap &#13;
yang memungkinkan aktivitas pada beberapa gedung dikerjakan secara paralel. &#13;
Hasil perencanaan menggunakan metode PDM menunjukkan bahwa penjadwalan &#13;
durasi normal dengan urutan pelaksanaan pada pekerjaan arsitektur yang dimulai &#13;
dari pekerjaan Blok C, setelah Blok C selesai dilanjutkan pekerjaan Blok B, dan &#13;
setelah Blok B selesai dilanjutkan pekerjaan Blok A sehingga menghasilkan total &#13;
durasi 300 hari. Setelah dilakukan percepatan, diperoleh dua alternatif, yaitu &#13;
percepatan alternatif 1 dengan cara mengoverlap dua Blok yaitu Blok B dan Blok &#13;
C pada pekerjaan arsitektur dan menghasilkan total durasi 243 hari  dan percepatan &#13;
alternatif 2 dengan cara mengoverlap ketiga Blok  yaitu Blok A, B dan C sehingga &#13;
menghasilkan total durasi 200 hari, lebih cepat 43 hari dari alternatif 1 dan 100 hari &#13;
dari jadwal normal. Perbedaan durasi dikarenakan oleh strategi pengaturan urutan &#13;
aktivitas dan hubungan antar pekerjaan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BUILDINGS - CONSTRUCTION</topic>
 </subject>
 <classification>690</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1707649</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-06 13:31:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-07 09:59:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>