<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1707101">
 <titleInfo>
  <title>POLA BAKTERI DAN ANTIBIOGRAM SERTA LUARAN KLINIS DAN LAMA RAWAT PASIEN INFEKSI DI ICCU RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN TAHUN 2020-2024</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SHINTA ANJANI KASELA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di Indonesia. Pasien dengan gangguan jantung berat memerlukan perawatan intensif di Intensive Cardiac Care Unit (ICCU), di mana penggunaan alat invasif dan penurunan daya tahan tubuh meningkatkan risiko infeksi nosokomial. Penelitian ini bertujuan mengetahui pola bakteri dan kepekaan antibiotik dari spesimen klinis, serta menggambarkan lama rawat dan luaran klinis pasien yang dirawat di ICCU RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh periode 2020–2024. Penelitian menggunakan desain deskriptif observasional retrospektif berdasarkan data hasil kultur laboratorium Mikrobiologi Klinik dan rekam medis di RSUDZA. Sebanyak 268 pasien dengan total 318 spesimen dianalisis. Hasil kultur menunjukkan pertumbuhan sebanyak 70,1% dan tidak tumbuh 29,9%. Spesimen tumbuh terbanyak berasal dari saluran napas bawah (36,5%), diikuti darah (28,9%), cairan tubuh lainnya (3,8%), dan urin (0,9%). Mayoritas pasien berusia 19–59 tahun (56,7%) dan laki-laki (64,9%). Lama rawat terbanyak adalah 3–12 hari (61,2%), sedangkan mortalitas keseluruhan mencapai 84,3%. Bakteri Gram-negatif mendominasi (54,7%), terutama Aci. baumannii (15,2%), K. pneumoniae (14,8%), Ps. aeruginosa (6,3%), Esch. coli (6,3%), dan Achro. denitrificans (2,7%). Kelompok Gram-positif (40,8%) didominasi Staph. aureus (13,0%), Staph. haemolyticus (10,8%), Staph. hom. hominis (5,8%), Staph. epidermidis (4,5%), dan Staph. capitis (2,7%). Isolat jamur ditemukan sebesar 4,5%, terdiri atas C. albicans (2,2%), C. tropicalis (1,3%), Crypto. neoformans (0,4%), dan C. ciferrii (0,4%). Bakteri Gram-negatif paling sensitif terhadap amikasin, sedangkan Gram-positif menunjukkan sensitivitas tertinggi terhadap doxycycline, linezolid, minocycline, nitrofurantoin, dan vancomycin. Temuan ini menegaskan pentingnya pemantauan resistensi serta penggunaan antibiotik dan antijamur yang rasional di ICCU.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ANTIBIOTICS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>HEART DISEASES - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.129</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1707101</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-22 16:41:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-24 11:25:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>