<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1705377">
 <titleInfo>
  <title>OPTIMASI EKSTRAKSI PROTEIN DAN SELULOSA DARI PALM KERNEL MEAL (PKM)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SURYA SUPRIMA JUWITA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Optimasi ekstraksi protein dan selulosa dari palm kernel meal (PKM) telah dilakukan&#13;
dan hasilnya dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak. Penelitian ini bertujuan&#13;
mengoptimasi ekstraksi protein dan selulosa dari palm kernel meal, yang dilakukan&#13;
melalui dua tahap. Tahap pertama adalah ekstraksi protein meggunakan larutan alkali&#13;
NaOH 1N dengan variasi waktu ekstraksi 1 hingga 6 jam dan variasi suhu 30 derajat celsius sampai&#13;
55 derajat celsius. Hasilnya menunjukkan bahwa kondisi optimum ekstraksi protein terjadi pada&#13;
waktu 5 jam dan suhu 40 derajat celsius, dengan kadar protein diperoleh sebesar 49,22 persen. Tahap&#13;
kedua dilakukan ekstraksi selulosa dari serbuk PKM hasil ekstraksi protein, dilakukan&#13;
melalui perlakuan awal dan oksidasi menggunakan H2O2 30 persen dengan variasi waktu&#13;
pemanasan 1 hingga 6 jam. Hasilnya menunjukkan bahwa waktu optimum diperoleh&#13;
pada waktu 5 jam dengan kadar selulosa diperoleh sebesar 64,81 persen. Hasil FTIR untuk&#13;
selulosa hasil isolasi menunjukkan adanya gugus –OH, C-H dan C-O yang&#13;
menunjukkan gugus khas dari selulosa. Analisis XRD untuk raw material diperoleh&#13;
puncak pada 2 Theta = 15,98 dan 20,10 yang menunjukkan bahwa adanya struktur amorf&#13;
dari fraksi hemiselulosa dan lignin, dengan derajat kristalinitas diperoleh sebesar&#13;
4,68 persen, Hal ini menunjukkan bahwa raw material masih banyak mengandung&#13;
pengotor didalamnya seperti lignin, hemiselulosa dan residu lainnya, sedangkan untuk&#13;
selulosa hasil isolasi diperoleh puncak pada 2 theta =16,01 dan 20,2 yang menunjukkan&#13;
bahwa adanya struktur semi kristalin khas selulosa tipe I, dengan derajat kristalinitas&#13;
diperoleh sebesar 7,02 persen. Hal ini menunjukkan bahwa selulosa hasil isolasi berhasil&#13;
menghilangkan hemiselulosa dan lignin dengan meningkatnya kristalinitas.&#13;
Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa selulosa yang dihasilkan lebih murni&#13;
karena sebagian besar lignin dan hemiselulosa telah terdegradasi. Berdasarkan hasil&#13;
yang diperoleh menunjukkan bahwa pada waktu dan suhu ekstraksi optimum, kadar&#13;
protein lebih meningkat, dan pada waktu oksidasi optimum juga menunjukkan kadar&#13;
selulosa yang lebih meningkat, sehingga optimasi terhadap kondisi ekstraksi protein&#13;
dan selulosa pada PKM ini berpotensi untuk meningkatkan kualitas PKM sebagai&#13;
bahan pakan ternak.&#13;
Kata kunci: Ekstraksi, alkali, palm kernel meal (PKM), protein, selulosa, oksidasi</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1705377</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-28 09:38:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-28 10:07:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>