<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1704667">
 <titleInfo>
  <title>CITRA PEREMPUAN DALAM FILM BUYA HAMKA (ANALISIS SEMIOTIKA PADA FILM BUYA HAMKA VOL.1)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fairuz Cahyati Asri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas llmu Sosial dan Politik (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dalam era digital saat ini, film tidak hanya menjadi media hiburan, tetapi juga sarana penyampaian pesan sosial dan budaya yang kuat. Representasi gender dalam film menjadi isu penting yang mencerminkan pandangan masyarakat terhadap peran laki-laki dan perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis citra perempuan dalam film Buya Hamka Vol.1 dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. mitos. Film ini menyoroti kehidupan Buya Hamka, seorang ulama dan sastrawan besar Indonesia, serta peran istrinya, Sitti Raham, dalam mendampingi perjuangannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling, memilih beberapa adegan yang menunjukkan representasi citra perempuan, total scene yang dianalisis dalam film ini adalah sebanyak 10 scene. Analisis dilakukan melalui tiga level makna: denotasi, konotasi, dan mitos. Denotasi adalah makna sesungguhnya dari suatu tanda, konotasi adalah makna kultural yang terbentuk melalui konstruksi budaya makna sesungguhnya dari suatu tanda, sedangkan mitos adalah sebuah pesan atau konstruksi sosial yang menyamarkan makna ideologi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini menampilkan citra perempuan dalam dua aspek utama, yaitu citra diri (fisik dan psikis) dan citra sosial (peran dalam keluarga dan masyarakat). Karakter Sitti Raham direpresentasikan sebagai sosok perempuan tangguh, pendukung utama keberhasilan suami, dan teladan bagi perempuan modern. Film ini tidak hanya menggambarkan perjuangan seorang ulama, tetapi juga menegaskan pentingnya peran perempuan dalam keberhasilan seorang pria. Temuan ini diharapkan dapat memperkaya kajian komunikasi massa, khususnya dalam representasi gender dalam film Indonesia.&#13;
Kata kunci: Citra perempuan, semiotika, Roland Barthes, film Buya Hamka</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SEMIOTICS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>FILM REVIEWS</topic>
 </subject>
 <classification>302.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1704667</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-23 20:53:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-24 10:06:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>