<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1704413">
 <titleInfo>
  <title>FENOMENA SISTEM CASHLESS PAYMENT DI KOTA BANDA ACEH (STUDI PADA GENERASI MILENIAL KOTA BANDA ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ALIFAH AQILLAH PUTRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Imu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam sistem transaksi keuangan, termasuk di Indonesia. Salah satu transformasi penting adalah munculnya sistem pembayaran digital atau cashless payment yang semakin populer, terutama di kalangan generasi milenial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan adopsi sistem cashless payment di kalangan generasi milenial di Kota Banda Aceh, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan mereka dalam mengadopsi teknologi ini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena cashless payment yang diadopsi oleh masyarakat dan pertimbangan untung rugi dalam keputusan pemakaiannya. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap sebelas informan yang termasuk dalam kategori generasi milenial dan aktif menggunakan layanan cashless payment seperti BSI Mobile/Byond, Action by Bank Aceh, dan DANA. Analisis data dilakukan dengan pendekatan teori pilihan rasional dari James S. Colemann. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan penggunaan sistem cashless payment oleh generasi milenial tidak semata-mata berdasarkan dorongan teknologi, tetapi merupakan hasil dari pertimbangan rasional atas efisiensi, kepraktisan, dan keuntungan ekonomis yang ditawarkan, seperti promo dan cashback. Namun, dalam praktiknya keputusan ini juga dipengaruhi oleh faktor sosial, norma kelompok, serta ketidakpastian yang timbul dari risiko digital seperti gangguan sistem dan ancaman keamanan data. Hal ini menunjukkan adanya keterbatasan dalam penerapan teori pilihan rasional secara murni, karena realitas sosial turut memengaruhi tindakan individu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adopsi cashless payment di kalangan generasi milenial di Banda Aceh merupakan bentuk adaptasi terhadap transformasi digital, sekaligus refleksi atas perubahan nilai-nilai sosial dan ekonomi generasi muda.&#13;
Kata Kunci: Cashless Payment, Generasi Milenial, Pilihan Rasional, Banda Aceh</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1704413</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-23 10:03:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-23 11:16:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>