<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1704365">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN FREKUENSI PENGGUNAAN PRODUK PERAWATAN RAMBUT TERHADAP KERONTOKAN RAMBUT DI PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FIRYAL KHANSA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kerontokan rambut merupakan masalah kesehatan rambut yang banyak dialami masyarakat dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk penggunaan produk perawatan rambut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara frekuensi penggunaan produk perawatan rambut dengan tingkat kerontokan rambut pada orang dewasa di Provinsi Aceh. Penelitian menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional) yang dilakukan secara daring pada bulan Juni–Juli 2025 terhadap 241 responden berusia 18–59 tahun. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner online dan dianalisis dengan uji Chi-Square pada tingkat signifikansi p &lt; 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami kerontokan rambut ringan (46,1%), diikuti sedang (42,3%) dan berat (11,6%). Produk yang paling sering digunakan adalah sampo dan kondisioner, sedangkan masker rambut (p = 0,004) dan perawatan creambath (p = 0,002) memiliki hubungan signifikan dengan kerontokan rambut. Faktor intrinsik seperti hormon (p = 0,000), stres (p = 0,017), dan riwayat genetik (p = 0,046) juga menunjukkan hubungan bermakna dengan tingkat kerontokan rambut.&#13;
Kata kunci: kerontokan rambut, frekuensi penggunaan, produk perawatan rambut, Aceh</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1704365</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-22 21:20:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-23 09:59:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>