<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1703541">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH  PENINGKATAN JUMLAH BANTUAN SOSIAL TERHADAP PERILAKU PEMILIH DI KOTA LHOKSEUMAWE PADA PILPRES 2024</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tisya Divita</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 di Kota Lhokseumawe berlangsung di tengah meningkatnya jumlah penerima bantuan sosial, khususnya Program Keluarga Harapan (PKH). Fenomena ini menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana peningkatan bantuan sosial memengaruhi perilaku memilih masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peningkatan jumlah bantuan sosial terhadap perilaku pemilih di Kota Lhokseumawe serta mengkaji apakah pertimbangan rasional menjadi dasar dalam pengambilan keputusan memilih bagi penerima bantuan. Penelitian ini menggunakan teori perilaku pemilih yang membagi pemilih ke dalam kategori rasional, tradisional, kritis, dan skeptis. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei dan teknik analisis regresi. Sebanyak 374 responden yang merupakan penerima bantuan sosial PKH dijadikan sampel melalui teknik stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan bantuan sosial berpengaruh signifikan terhadap perilaku pemilih, baik secara parsial maupun simultan, dengan nilai signifikansi &lt; 0,05. Responden mayoritas menunjukkan kecenderungan rasional dalam memilih, di mana bantuan sosial dianggap sebagai bentuk kepedulian dari calon atau partai tertentupeningkatan bantuan sosial tidak hanya berdampak pada preferensi elektoral, tetapi juga membentuk pola pikir penerima terhadap figur atau partai politik tertentu, bantuan sosial dipahami bukan semata sebagai kewajiban negara, melainkan sebagai bentuk kepedulian langsung dari aktor politik. Sebagian besar responden menunjukkan kecenderungan memilih secara rasional, yaitu berdasarkan persepsi bahwa bantuan tersebut memiliki dampak nyata terhadap kehidupan sehari-hari mereka. Meskipun demikian, ada juga kelompok pemilih yang menunjukkan sikap kritis dan mempertimbangkan rekam jejak serta komitmen kebijakan dari calon yang mereka pilih. Temuan ini menunjukkann bahwa faktor Bantuan Sosial dapat mempengaruhi pilihan politik masyarakat terutama dalam konteks rasionalitas pemilih.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Bantuan Sosial, Perilaku Pemilih, PKH, Pilpres 2024, Kota Lhokseumawe.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ELECTION CAMPAIGNS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>VOTING BEHAVIOR</topic>
 </subject>
 <classification>324.9</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1703541</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-16 20:58:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-17 10:10:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>