<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1703159">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENGGUNAAN UMPAN TERHADAP HASIL TANGKAPAN PERIKANAN PANCING RAWAI VERTIKAL DI PRIA LAOT, SABANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>KHAIRUNNAS</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KELAUTAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perikanan tangkap merupakan sektor penting bagi masyarakat pesisir Sabang yang sebagian besar masih mengandalkan alat tangkap tradisional, salah satunya pancing rawai vertikal. Keberhasilan operasi alat tangkap ini sangat dipengaruhi oleh pemilihan jenis umpan, sehingga perlu dikaji efektivitas penggunaannya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2025 di perairan Pria Laot, Kota Sabang, dengan tujuan mengetahui komposisi hasil tangkapan pancing rawai vertikal serta menganalisis pengaruh penggunaan jenis umpan terhadap hasil tangkapan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen lapangan (experimental fishing) dengan 12 kali ulangan. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dengan nelayan, pencatatan hasil tangkapan, serta identifikasi spesies ikan menggunakan buku identifikasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif untuk menentukan komposisi hasil tangkapan, dan uji t independen digunakan untuk menilai perbedaan signifikan hasil tangkapan berdasarkan jenis umpan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi hasil tangkapan didominasi oleh ikan demersal bernilai ekonomis, antara lain badur (Lutjanus bengalensis) sebesar 26%, kerapu tomat (Cephalopholis sonnerati) 17%, dan kurisi (Nemipterus furcosus) 14%. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa perbedaan penggunaan umpan gurita (Octopus sp.) dan tongkol (Euthynnus affinis) tidak signifikan secara statistik (Sig. &gt; 0,05). Namun secara deskriptif, rata-rata tangkapan dengan umpan gurita lebih tinggi dibandingkan tongkol. Keunggulan umpan gurita diduga dipengaruhi oleh tekstur yang kenyal, daya tahan lebih lama di air, serta kemampuannya menarik ikan demersal. Dengan demikian, pemilihan jenis umpan berperan penting dalam optimalisasi hasil tangkapan. Umpan gurita direkomendasikan sebagai strategi operasional yang lebih efektif, ekonomis, dan ramah lingkungan bagi nelayan di perairan Pria Laot maupun wilayah perairan sejenis.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Pengaruh Umpan, Hasil Tangkapan, Rawai Vertikal, Pria Laot Sabang.  &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FISHING - ECONOMICS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BAIT FISHING</topic>
 </subject>
 <classification>799.122</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1703159</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-13 13:54:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-14 10:25:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>