<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1702423">
 <titleInfo>
  <title>UNIVERSITY STUDENTS’ PERCEPTION ON USING INSTAGRAM FOR IMPROVING ENGLISH EMOTIONAL EXPRESSION VOCABULARY</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dara Asyifa Iqtia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa terhadap penggunaan Instagram sebagai sarana untuk meningkatkan kosakata ekspresi emosional dalam bahasa Inggris. Seiring dengan meningkatnya penggunaan media sosial di kalangan generasi muda, Instagram telah menjadi platform yang populer tidak hanya untuk hiburan, tetapi juga untuk pembelajaran bahasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengombinasikan data kuesioner dari mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris Universitas Syiah Kuala serta data wawancara untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam. Instrumen kuesioner dalam penelitian ini diadaptasi dari penelitian yang dilakukan oleh Fitri dan Maghfiroh (2024), Habibah et al. (2021), serta Labiran et al. (2024). Sementara itu, pertanyaan wawancara diadaptasi dari penelitian Fitri dan Maghfiroh (2024) serta Afiah et al. (2022). Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa telah familiar dengan Instagram dan sering berinteraksi dengan konten berbahasa Inggris, khususnya video dan caption yang memuat ekspresi emosional. Mereka menilai bahwa konten di Instagram bersifat bermanfaat, menarik, serta memberikan motivasi dalam mempelajari kosakata baru yang berkaitan dengan emosi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Instagram dapat berfungsi sebagai media tambahan yang efektif dan mudah diakses untuk pengembangan kosakata, khususnya dalam konteks ekspresi emosional.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PERCEPTION - EDUCATIONAL PSYCHOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>VOCABULARY - USAGE (APPLIED LINGUISTICS)</topic>
 </subject>
 <classification>418</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1702423</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-09-26 12:24:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-29 09:40:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>