<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="167885">
 <titleInfo>
  <title>IMPLEMENTASI TEKNIK PENGAMBILAN VISUAL DRONE DALAM KONTEN VISUAL DESTINASI WISATA ACEH PADA AKUN INSTAGRAM @4SY_RAF</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>T.Aufaq Rizki Hidayatullah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
 &#13;
Penelitian ini mengkaji implementasi teknik pengambilan visual menggunakan drone dalam pembuatan konten destinasi wisata Aceh pada akun Instagram @4sy_raf. Dalam era digital yang sangat visual, media sosial seperti Instagram menjadi sarana strategis dalam promosi pariwisata. Teknologi drone menawarkan perspektif sinematik yang unik dan mampu menampilkan keindahan alam dari sudut pandang udara yang tidak dapat dijangkau kamera konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teori komunikasi visual untuk menganalisis teknik, strategi kreatif, serta dampak visual yang dihasilkan oleh kreator konten bersertifikasi, Muhammad Nur Asyraf. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan content creator, pengamat, dan audiens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik-teknik seperti bird-eye view, reveal shot, hingga long exposure digunakan secara sadar untuk menciptakan narasi visual yang estetis, informatif, dan menggugah emosi. Faktor-faktor teknis seperti komposisi, waktu pengambilan gambar (golden hour), serta pewarnaan natural terbukti berpengaruh besar terhadap kualitas dan daya tarik konten. Respons audiens terhadap konten yang diunggah menunjukkan tingkat engagement tinggi dan peningkatan minat terhadap lokasi yang dipromosikan. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pelatihan dan sertifikasi bagi pilot drone, serta perlunya regulasi yang lebih adaptif agar kreativitas tidak terhambat. Temuan ini diharapkan menjadi acuan strategis dalam pengembangan promosi wisata berbasis visual di media sosial, khususnya dalam konteks pariwisata Aceh yang memiliki potensi besar namun masih kurang terangkat secara digital. &#13;
 &#13;
Kata Kunci: Drone, Komunikasi Visual, Konten Wisata, Instagram, Promosi Digital, Aceh.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>167885</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-26 10:38:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-27 12:05:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>