<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="167365">
 <titleInfo>
  <title>DETERMINAN KUALITAS HIDUP REMAJA DENGAN GEJALA IRRITABLE BOWEL SYNDROME DI SEKOLAH MENENGAH ATAS KECAMATAN KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rizqi Syahputri Zain</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Kualitas hidup masih menjadi dampak utama pada irritable bowel syndrome termasuk pada remaja. Beberapa faktor yang dialami remaja dapat mempengaruhi kualitas hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan kualitas hidup remaja dengan gejala irritable bowel syndrome di Sekolah Menengah Atas kecamatan Kuta Alam kota Banda Aceh. Desain penelitian ini adalah cross-sectional study. Sampel penelitian ini adalah 344 remaja yang dipilih dengan teknik consecutive sampling. Alat pengumpulan data berupa kuesioner self report yang terdiri dari data demografi, Big Five Inventory (BFI-10), Irritable Bowel Syndrome Symptom Severity Score (IBS-SSS), Hopkins Symptom Checklist (HSCL-25), Patient Health Questionnaire (PHQ-15), dan IBS Quality of Life (IBS-QOL). Data dianalisis menggunakan uji Chi-square dan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan keparahan gejala IBS (p &lt; 0,001), psychological distress (p &lt; 0,001) dan gejala somatik (p &lt; 0,001) terhadap kualitas hidup remaja dengan gejala IBS. Gejala somatik merupakan determinan yang paling berhubungan terhadap kualitas hidup remaja dengan gejala IBS dengan nilai Odds Ratio (OR) 0,620 (95% CI: 0,470-0,818). Dapat disimpulkan bahwa remaja dengan gejala IBS yang mengalami gejala somatik sedang dan berat berpeluang 0,6 kali lebih besar mengalami penurunan kualitas hidup dibandingkan dengan remaja yang mengalami gejala somatik minimal dan ringan. Dinas Kesehatan, tenaga kesehatan, sekolah dan orangtua direkomendasikan untuk berkolaborasi merancang program konsultasi, edukasi, intervensi dan evaluasi dalam menangani IBS. Screening rutin untuk mendeteksi dini gejala IBS, psychological distress dan gejala somatik pada remaja perlu dilakukan untuk mengatasi gejala somatik yang mereka alami.&#13;
&#13;
Kata kunci	: Irritable Bowel Syndrome, Kualitas Hidup, Kesehatan Remaja&#13;
Daftar Pustaka	: 7 Buku, 137 artikel, 5 sumber online (2000-2024)</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>167365</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 13:12:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 15:05:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>