<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="166389">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN ACEH BARAT DAYA DALAM PENDISTRIBUSIAN PUPUK BERSUBSIDI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M.HUSNUL MUBARAK</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini  membahas  kinerja  Pemerintah  Kabupaten  Aceh  Barat  Daya, khususnya  Dinas  Pertanian  dan  Pangan,  dalam  pendistribusian  pupuk  bersubsidi. Masalah utama yang diangkat adalah belum optimalnya distribusi pupuk bersubsidi yang  ditandai  dengan  ketidaksesuaian  antara  alokasi  terhadap  kebutuhan  petani, keterlambatan  distribusi,  serta  lemahnya  pengawasan  dalam  penyaluran.  Tujuan dari  penelitian  ini  adalah  untuk  menganalisis  kinerja  pemerintah  daerah  dalam pendistribusian  pupuk  bersubsidi  dan  mengidentifikasi  faktor-faktor  yang memengaruhi  keberhasilan  atau  kegagalannya.  Penelitian  ini  menggunakan pendekatan  kualitatif  deskriptif  dengan  metode  pengumpulan  data  berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan adalah teori kinerja dari Herman Aguinis (2023) yang diperkuat oleh indikator kinerja dari Stephen P. Robbins (2001), yaitu: kualitas kerja, kuantitas kerja, efisiensi kerja, sikap kerja dan kerja  sama,  kemampuan  menyelesaikan  masalah,  dan  pengaruh  faktor  eksternal. Konsep  distribusi  pupuk  bersubsidi  dijadikan  landasan  untuk  menilai  efektivitas rantai  pasokan,  ketepatan  sasaran,  dan  waktu  distribusi.  Hasil  penelitian menunjukkan  bahwa  meskipun  Dinas  Pertanian  dan  Pangan  telah  berupaya melakukan  pengawasan  ketat,  menggunakan  Rencana  Definitif  Kebutuhan Kelompok,  dan  melibatkan  berbagai  pihak  seperti  distributor  dan  kelompok  tani, masih  terdapat  berbagai  kendala.  Permasalahan  administratif  seperti  data  lahan yang tidak diperbarui, keterbatasan kuota pupuk bersubsidi, kurangnya koordinasi lintas sektor, serta minimnya edukasi kepada petani menjadi hambatan utama yang memengaruhi  kualitas  dan  efisiensi  distribusi.  Penelitian  ini  merekomendasikan perbaikan  dalam  sistem  pendataan,  peningkatan  koordinasi  antarinstansi  terkait, serta  pelibatan  aktif  kelompok  tani  dalam  pengawasan.  Selain  itu,  edukasi  dan sosialisasi  yang  berkelanjutan  kepada  petani  mengenai  prosedur  distribusi  dan penggunaan  pupuk  bersubsidi  perlu  diperkuat  untuk  memastikan  distribusi  tepat sasaran dan berkelanjutan. &#13;
Kata Kunci:  Distribusi  pupuk  bersubsidi,  Kinerja  pemerintah  daerah,  Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>166389</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-24 11:32:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-24 11:48:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>