<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="165885">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN MIKROZONASI WILAYAH PIDIE JAYA BERDASARKAN KERENTANAN SEISMIK RNDAN KEKERASAN BATUAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AFDILLA RAMADHANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kabupaten Pidie Jaya merupakan salah satu wilayah di Provinsi Aceh yang rawan terhadap aktivitas seismik akibat keberadaannya dekat dengan zona sesar aktif. Wilayah ini berpotensi tinggi terhadap bahaya gempa bumi yang dapat menimbulkan kerusakan signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerentanan seismik dan karakteristik batuan di Kabupaten Pidie Jaya dengan metode Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR) berdasarkan data mikrotremor. Akuisisi data dilakukan di 28 titik pengukuran yang tersebar di enam kecamatan dengan jarak 2 - 4 km menggunakan seismometer broadband dan durasi perekaman 30 - 40 menit per titik. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak Geopsy untuk memperoleh parameter frekuensi dominan (f₀), faktor amplifikasi (A₀), dan indeks kerentanan seismik (Kg). Selanjutnya, dilakukan proses inversi menggunakan software Dinver untuk memperoleh kecepatan gelombang geser hingga kedalaman 30 meter (Vs30). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai f₀ berada dalam rentang 0,48–16,3 Hz, A₀ antara 0,56–6,77, dan indeks kerentanan seismik (Kg) berkisar antara 0,03–93,50 dengan sebaran nilai tinggi terdapat di Kecamatan Ulim dan Meurah Dua yang berkaitan dengan sedimen lunak dan tebal. Nilai Vs30 diperoleh dalam kisaran 239,22–2428,31 m/s yang diklasifikasikan menjadi tanah lunak hingga batuan keras berdasarkan SNI 1726:2019. Pemetaan parameter dilakukan dengan metode interpolasi IDW menggunakan ArcGIS. Analisis korelasi antara nilai Kg dan Vs30 menunjukkan hubungan yang berbanding terbalik, di mana wilayah dengan nilai Vs30 rendah cenderung memiliki nilai Kg yang tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa lapisan tanah yang lunak dan tebal lebih rentan terhadap penguatan gelombang seismik saat terjadi gempa bumi. &#13;
&#13;
Kata kunci:	Mikrotremor, HVSR, Frekuensi Dominan, Amplifikasi, Kerentanan Seismik, Kecepatan Gelombang Geser, Mikrozonasi &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>165885</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 15:31:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 16:04:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>