<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="165523">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH APLIKASI STIMULAN DAN FREKUENSI SADAP TERHADAP PRODUKSI DAN WAKTU PRAKOAGULASI LATEKS PADA TANAMAN KARET (HEVEA BRASILIENSIS MUELL. ARG)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mohd. Farid Ak</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon tanaman karet terhadap aplikasi stimulan dan frekuensi sadap serta hubungannya dengan produksi lateks dan waktu prakoagulasi lateks. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2024 sampai dengan Februari 2024 di Perkebunan karet rakyat Desa Lhok Buya, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya dengan titik koordinat 4039'42'' LS dan 95035'30'' BT pada ketinggian 12 mdpl. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 4 x 3 dengan 3 ulangan, sehingga terdapat 12 kombinasi perlakuan dan 36 unit percobaan. Setiap satuan percobaan terdiri dari 4 tanaman sampel. Ada dua faktor yang diteliti yaitu pengaruh aplikasi stimulan dan frekuensi sadap. Parameter pengamatan yang dilakukan pada penelitian ini terdiri dari Produksi lateks per pohon persadap, waktu prakoagulasi, kecepatan aliran lateks dan index produksi lateks. Hasil penelitian menunjukkan pemberian stimulan (S) memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap produksi lateks per pohon pada tanaman karet. Demikian pula, pada perlakuan frekuensi sadap (F) juga menunjukkan pengaruh yang sangat nyata. Namun interaksi antara pemberian stimulan dan frekuensi sadap tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Pemberian stimulan berpengaruh sangat nyata terhadap waktu prakoagulasi tanaman karet, sementara frekuensi penyadapan berpengaruh nyata terhadap waktu prakoagulasi. Namun, tidak ditemukan interaksi anatar dosis stimulan dan frekuensi penyadapan terhadap waktu prakoagulasi. Pemberian stimulan (S) memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap kecepatan aliran lateks pada tanaman karet. Faktor frekuensi sadap (F) tidak memberikan pengaruh nyata terhadap kecepatan aliran lateks pada tanaman karet. Faktor pemberian stimulan (S) memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap indeks produksi lateks per pohon pada tanaman karet. Pada perlakuan frekuensi sadap (F) juga menunjukkan pengaruh yang sangat nyata terhadap indeks produksi lateks. Implikasi dari penelitian menyarankan untuk perlu dilakukan penelitian lanjutan dapat difokuskan pada optimasi kombinasi dosis stimulan dan frekuensi penyadapan yang lebih efektif untuk berbagai klon karet serta kondisi lingkungan yang berbeda. Studi mengenai dampak jangka panjang penggunaan stimulan terhadap kesehatan pohon karet dan risiko Tapping Panel Dry (TPD) juga perlu dilakukan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>165523</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 11:01:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 11:08:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>