<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="164509">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN METODE LINE OF BALANCE PADA PROYEK JALAN PEUNAGA CUT UJONG - ALPEN  DI KABUPATEN ACEH BARAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>TEUKU DIANDRA FADHLURRAHMAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pembangunan infrastruktur jalan memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dalam pelaksanaannya, proyek konstruksi jalan memerlukan perencanaan dan pengelolaan waktu serta sumber daya yang efisien. Oleh karena itu, perencanaan penjadwalan proyek menjadi aspek penting agar kegiatan proyek dapat dilaksanakan  secara efektif dan efisien. Salah satu metode penjadwalan yang sesuai untuk proyek dengan pekerjaan berulang adalah metode Line of Balance. Metode ini sangat relevan diterapkan  pada proyek jalan karena pekerjaan yang dilakukan bersifat linear dan berulang di sepanjang jalur pembangunan. Studi kasus yang ditinjau adalah proyek pembangunan jalan yang menggunakan alat berat, berlokasi di Jalan Peunaga Cut Ujong – Alpen, Desa Gunong Kleng, Kecamatan Meurebo, Kabupaten Aceh Barat. Data yang digunakan dalam studi merupakan data sekunder meliputi time schedule dan gambar kerja proyek. Adapun tujuan dilakukan studi ini adalah untuk memperoleh perbandingan durasi penjadwalan proyek antara metode Line of Balance dan metode Bar Chart Kurva S. Berdasarkan hasil analisis, durasi pelaksanaan proyek berdasarkan metode existing (Bar Chart Kurva S) adalah selama 23 minggu atau 180 hari kalender. Sementara itu, penjadwalan ulang menggunakan metode Line of Balance yang didasarkan pada perhitungan produktivitas alat berat menghasilkan durasi proyek selama 122 hari kalender. Dengan demikian, terdapat efisiensi waktu terhadap perencanaan proyek sebesar 32,22% dibandingkan metode awal (Bar Chart Kurva S). &#13;
Kata kunci: penjadwalan proyek, proyek jalan, metode line of balance</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>164509</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-21 21:54:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 01:22:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>