<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="163529">
 <titleInfo>
  <title>REMAINING LIFE ASSESSMENT PADA STEAM COIL DI DALAM MIXING TANK DI INDUSTRI PELUMAS KARAWANG PLANT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>YUSMAH REZA SYAHPUTRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Steam Coil merupakan komponen penting dalam sistem pemanas mixing tank di industri pelumas yang berfungsi menjaga suhu optimal selama proses pencampuran pelumas dengan zat aditif. Seiring berjalannya waktu, material baja karbon pada Steam Coil mengalami degradasi akibat misalignment, paparan suhu tinggi dan lingkungan korosif, sehingga memicu korosi erosi yang berdampak pada penurunan ketebalan pipa. Penelitian ini bertujuan menilai sisa umur pakai (Remaining Life Assessment) Steam Coil yang telah beroperasi selama 15 tahun di fasilitas produksi pelumas Karawang Plant. Metode yang digunakan meliputi pengukuran ketebalan material menggunakan Ultrasonic Thickness Testing (UT) serta analisis laju korosi berdasarkan standar API 570. Pengambilan data dilakukan pada titik-titik tertentu dengan jarak antar titik 300 mm dan empat posisi pengukuran di setiap penampang pipa. Hasil menunjukkan bahwa bagian bawah pipa (Bagian D) mengalami laju korosi tertinggi dan memiliki sisa umur pakai yang singkat yaitu 6,5 tahun, sedangkan bagian atas (Bagian A) memiliki sisa umur lama yaitu 8,5 tahun. Meskipun kondisi Steam Coil secara umum masih layak dioperasikan, beberapa bagian menunjukkan kecenderungan kerusakan lebih cepat dan perlu mendapat perhatian melalui inspeksi dan perawatan berkala. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan strategi pemeliharaan yang lebih tepat sasaran serta mendukung efisiensi operasional dan keselamatan kerja di lingkungan industri pelumas.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>163529</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 17:34:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-20 15:36:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>