<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="163313">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS DAN PERBAIKAN PROSES BISNIS LAYANAN KEPUSTAKAAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN BUSINESS PROSESS IMPROVEMENT (BPI) PADA PERPUSTAKAAN WILAYAH PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NUR ASYIFA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perpustakaan Wilayah Provinsi Aceh merupakan unit jasa di bidang kepustakaan yang berada di Banda Aceh. Sebagai Perpustakaan utama bagi masyarakat Aceh, perpustakaan ini belum dapat menggambarkan proses bisnis dengan baik terutama pada bidang layanan kepustakaan. Permasalahan yang terjadi diantaranya pada layanan keanggotaan perpustakaan yaitu pemustaka tidak dapat mendaftar kartu anggota jika tidak membawa kartu identitas yang mempengaruhi proses bisnis peminjaman bahan pustaka, lamanya waktu tunggu pada layanan surat keterangan bebas pustaka mencapai 3 hari kerja disebabkan oleh antrian, aplikasi sistem perpustakaan yang error dan kesulitan memperoleh tanda tangan sub koordinator otomasi perpustakaan. Penelitian ini bertujuan memberikan rekomendasi perbaikan proses bisnis pada layanan kepustakaan menggunakan pendekatan Business Process Improvement (BPI) dengan 3 fase yaitu organizing for improvement, understanding the process dan streamlining dengan bantuan software Bizagi Modeler menggunakan notasi BPMN. Perbandingan as is model dan to be model menggunakan devil’s quadrangle menunjukkan efisiensi time dan peningkatan flexibility terbesar pada layanan peminjaman bahan pustaka dengan efisiensi waktu mencapai 52,4% dan peningkatan fleksibilitas sebesar 15,3%. Hasil perbandingan menggunakan devil’s quadrangle pada layanan kepustakaan menunjukkan efesiensi waktu dan peningkatan nilai fleksibilitas yang berpengaruh kepada peningkatan kualitas layanan memberikan dampak yang signifikan bagi perpustakaan. Ketiga aspek tersebut dapat meningkatkan kepuasan pengguna layanan, peningkatan produktivitas pustakawan, kemudahan adaptasi terhadap kebutuhan pengguna layanan, serta memperkuat peran strategis perpustakaan sebagai pusat informasi, pendidikan dan literasi di era digital.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>163313</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 12:10:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 14:27:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>