<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="161461">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN SISTEM KELISTRIKAN 80 MW PADA KAWASAN EKONOMI KHUSUS ARUN LHOKSEUMAWE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ahmad Habibi Nasution</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pemerintah Indonesia menciptakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe untuk mengatasi perlambatan pembangunan di Aceh. Penelitian ini menganalisis optimasi sistem kelistrikan pada Kawasan Ekonomi Khusus Arun Lhokseumawe (KEKAL) yang terdiri dari enam perusahaan sebagai beban dengan total kebutuhan daya 80 MW. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi kinerja sistem kelistrikan melalui empat Skenario topologi operasi berbeda dengan mempertimbangkan nilai rugi-rugi daya, biaya investasi awal, dan analisis kelayakan ekonomi. Metode penelitian penelitian melibatkan simulasi aliran daya dengan menggunakan software ETAP 21.0.1. Kemudian dilanjutkan dengan melakukan analisis Kontingensi untuk mengidentifikasi dampak terburuk dari gangguan yang terjadi dan solusi mitigasinya. Hasil simulasi aliran daya menunjukkan Skenario 2 menunjukkan memiliki nilai efisiensi tertinggi pada rugi-rugi daya, sedangkan Skenario 1 memiliki nilai rugi-rugi daya paling tinggi. Kemudian berdasarkan perhitungan biaya investasi awal Skenario 1 memiliki biaya investasi awal paling ekonomis, dibandingkan Skenario 2 yang memiliki biaya investasi paling tinggi. Kemudian dilakukan analisis studi kelayakan terhadap biaya operasional jangka panjang dan ketahanan sistem menunjukkan Skenario 4 merupakan pilihan terbaik meskipun nilai rugi-rugi daya sebesar 5,663 MVA dengan biaya investasi cukup ekonomis sebesar Rp.735.718.733.404. Setelah evaluasi Kontingensi Skenaro 4 dilakukan lebih lanjut diketahui bahwa Kontingensi 5 memiliki dampak paling kritis dengan performance index sebesar 8,8055 akibat terjadinya overload pada salah satu saluran, yang dapat diatasi melalui pelepasan beban 8,102 MVA dan pemasangan capacitor bank. Temuan ini memberikan rekomendasi teknis dan ekonomi untuk perencanaan sistem kelistrikan yang andal dan efisien.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ELECTRIC POWER - ENGINERING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>POWER SUPPLY - COMMUNICATIONS ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>621.382 32</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>161461</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 11:52:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-08-15 11:29:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>