<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="160357">
 <titleInfo>
  <title>WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN JUAL BELI MAKANAN SECARA PRE-ORDER MELALUI MEDIA SOSIAL DENGAN SISTEM COD  (CASH ON DELIVERY) (SUATU PENELITIAN DI KOTA LHOKSEUMAWE)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AMAR MAULANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prodi Ilmu Hukum</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
 &#13;
Amar Maulana,&#13;
2025&#13;
Wanprestasi dalam Perjanjian Jual Beli Makanan&#13;
Secara Pre-Order Melalui Media Sosial dengan&#13;
Sistem COD (Cash On Delivery) (Suatu Penelitian di&#13;
kota Lhokseumawe) &#13;
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala &#13;
(v,52),pp.,tabl,bibl. &#13;
 &#13;
Rismawati, S.H., M.Hum. &#13;
  &#13;
Pasal 1 angka 17 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi &#13;
dan Transaksi Elektronik (ITE) menyebutkan bahwa kontrak elektronik yakni&#13;
perjanjian para pihak yang dibuat melalui sistem elektronik. Dalam menjalankan&#13;
suatu perjanjian harus dengan itikad baik Namun kenyataannya saat ini masih&#13;
terdapat wanprestasi yang dilakukan dalam kegiatan jual beli online melalui media&#13;
sosial yang menggunakan sistem Cash On Delivery.&#13;
Tujuan penulisan skripsi ini untuk menjelaskan pelaksanaan perjanjian jual&#13;
beli makanan secara Pre-Order melalui media sosial dengan Sistem COD,&#13;
perlindungan hukum bagi pelaku usaha akibat wanprestasi oleh konsumen dalam&#13;
sistem Pre-Order yang dilakukan dengan sistem pembayaran COD, serta upaya&#13;
pencegahan kerugian pelaku usaha dalam  sistem Pre-Order melalui pembayaran&#13;
COD.&#13;
Skripsi ini menggunakan metode yuridis empiris yang diperoleh dengan&#13;
melakukan penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan&#13;
yaitu menggunakan data sekunder dengan cara mempelajari literatur dan&#13;
perundang-undangan yang berlaku. Penelitian lapangan dengan menggunakan data&#13;
primer yang diperoleh melalui proses wawancara dengan responden dan informan.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Perjanjian Jual Beli&#13;
Makanan Secara Pre-order melalui Media Sosial dengan Sistem COD dilakukan&#13;
dengan cara melakukan pemasaran di media sosial, baik di platform Instagram,&#13;
Shopee, maupun Tiktok Shop. Setelah itu sistem pembayaran yang diterapkan&#13;
adalah COD, hal ini digunakan agar menarik lebih banyak minat pembeli. Saat ini&#13;
belum ada wadah bagi para pelaku usaha untuk melakukan pengaduan dan&#13;
pelaporan atas konsumen yang tidak beritikad menyelesaikan pembayaran dan&#13;
memenuhi hak-hak pelaku usaha sebagaimana yang telah disebut di dalam Pasal 6&#13;
UU Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen. Upaya Pencegahan&#13;
Kerugian Pelaku Usaha dalam  Sistem Pre-Order melalui pembayaran COD yang&#13;
dapat dilakukan adalah dengan cara pihak penjual tidak menerapkan lagi sistem COD,&#13;
atau cara lain adalah pembayaran dilakukan saat pembeli dengan sepakat mengklik&#13;
tombol pemesanan barang.&#13;
Disarankan kepada pelaku usaha sebaiknya mempertimbangkan untuk&#13;
memanfaatkan lebih banyak platform e-commerce yang mendukung transaksi lebih&#13;
aman dan dapat meminimalkan risiko wanprestasi oleh konsumen. Pemerintah atau&#13;
asosiasi perdagangan dapat membangun wadah pengaduan atau platform khusus&#13;
yang memungkinkan pelaku usaha untuk melaporkan konsumen yang melakukan&#13;
wanprestasi atau tidak memenuhi kewajiban pembayaran dalam transaksi pre-order.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>DEFAULT</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ONLINE SHOPPING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BANKRUPTCY - LAW</topic>
 </subject>
 <classification>346.078</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>160357</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-11 21:39:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-03-05 10:23:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>